Pangeran Charles Tertangkap Kamera Tertidur Saat Pelantikan Presiden Barbados

Nusantaratv.com - 02/12/2021 20:36

Pangeran Charles/ist
Pangeran Charles/ist

Penulis: Ramses Rianto Manurung

Bridgetown, Nusantaratv.com-Pangeran Charles tertangkap kamera sedang tertidur saat upacara pelantikan Presiden Barbados Dame Sandra Mason di Bridgetown, Selasa (30/11/2021) tengah malam. Barbados resmi berpisah dari Inggris dan menjadi republik. 

Perbedaan waktu saat upacara pelantikan di Bridgetown yakni pukul 23:30 waktu Barbados dan pukul 03:30 waktu Inggris, tampaknya membuat Charles mengantuk. Charles pun terekam sedang tertidur. Untungnya tak lama kemudian dia tersentak dan terbangun lalu menyampaikan pidato. 

Dalam pidatonya, Charles mengakui sejarah kolonial Inggris dan peran dalam perdagangan budak. 

"Pembentukan republik ini menawarkan awal yang baru. Dari hari-hari tergelap di masa lalu kita dan kekejaman mengerikan perbudakan yang selamanya menodai sejarah kita, orang-orang di pulau ini menempa jalan mereka dengan ketabahan yang luar biasa,” kata Charles.

Sementara itu, Ratu Elizabeth  juga mengucapkan selamat kepada Presiden Barbados yang baru dilantik. Ratu Elizabeth mengatakan rakyat Barbados telah menempati tempat khusus di hatinya.

Baca juga: Putuskan Hubungan dengan Kerajaan Inggris, Barbados Berdiri Sendiri sebagai Republik

"Saya mengirimi Anda dan semua orang Barbados, harapan baik saya yang terhangat untuk kebahagiaan, kedamaian, dan kemakmuran Anda di masa depan," ujar Ratu, mengutip okezonecom, Kamis (2/12/2021).

Rakyat Barbados merayakan peresmian kelahiran negaranya dengan berbaris dan bersorak-sorai di  Jembatan Chamberlain di ibu kota, Bridgetown. Lagu kebangsaan Barbados dikumandangkan di atas Alun-Alun Pahlawan yang ramai dan 21 tembakan ditembakkan untuk merayakannya. 

"Kami rakyat harus memberi Republik Barbados semangat dan substansinya,” kata Presiden Barbados, Dame Sandra Mason. 

“Kita harus membentuk masa depannya. Kita adalah penjaga satu sama lain dan bangsa kita. Kami orang-orang Barbados,” pungkasnya.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in