Gara-gara Nonton Film Korsel Selama 5 Menit, Siswa Korut Dihukum Kerja Paksa 14 Tahun!

Nusantaratv.com - 02/12/2021 15:54

Kim Jong Un/ist
Kim Jong Un/ist

Penulis: Ramses Rianto Manurung

Pyongyang, Nusantaratv.com-Seorang siswa di Korea Utara (Korut) dijatuhi hukuman kerja paksa selama 14 tahun lantaran menonton film Korea Selatan (Korsel) selama 5 menit. Siswa berusia 14 tahun itu  ditangkap pada 7 November karena menonton ‘The Uncle’, sebuah drama misteri Korsel yang disutradarai Kim Hyoung-jin. 

Sebuah sumber mengatakan siswa tersebut berasal dari Sekolah Dasar dan Menengah Kota Hyesan. 

"Mereka ditangkap dalam waktu lima menit setelah menonton film, dan mereka dijatuhi hukuman 14 tahun kerja paksa,” terangnya, mengutip okezonecom Kamis (2/12/2021). 

"Belakangan ini, kegiatan tim komando koalisi anti-sosialis dan non-sosialis menjadi lebih intens dari sebelumnya,” imbuhnya.

Muncul  juga kekhawatiran bahwa orang tua siswa dapat dihukum karena "sistem asosiasi" yang ada di Korut. Di bawah sistem Korut yang ketat, jika "kejahatan budaya terjadi karena pendidikan yang tidak bertanggung jawab" mereka yang bertanggung jawab dapat didenda 200.000 (Rp3 juta).

Baca juga: Tak Mau Gayanya Ditiru, Kim Jong Un Larang Warga Korea Utara Pakai Jaket Kulit 

Warga Hyesan takut kalau sampai orangtua siswa itu dikirim ke kamp penjara politik. Pasalnya, sebelumnya orangtua dari remaja yang berbeda yang tertangkap menonton film porno, mereka 'dipindahkan ke daerah pedesaan' pada Februari lalu.

Undang-undang Korut tentang ideologi juga mengatur hukuman terhadap siswa yang melanggar. Ditegaskan, mereka yang telah melihat atau menyimpan film Korsel "selama lebih dari lima tahun dan kurang dari 15 tahun" akan dihukum dengan "kerja pemasyarakatan". 

Jika dicermati UU tersebut menetapkan kerangka waktu yang jauh lebih lama daripada lima menit yang dilakukan siswa tersebut. Akan tetapi, diperkirakan film Korsel menjadi semakin populer di kalangan anak muda di Korut, dan pihak berwenang menerapkan hukum seketat mungkin untuk melawan hal ini. 

Bahkan, sejalan dengan upaya membendung pengaruh ideologi dan budaya kontemporer dari Korsel, pada September 2021 lalu pemerintahan Kim Jong-un memperkenalkan Undang-Undang Keamanan Pendidikan Pemuda yang mendukung pelatihan ideologis bagi kaum muda.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in