Penyebar Video Pria Tempel Kelamin ke Al-Qur'an di Sumut Ternyata Seorang Wanita

Nusantaratv.com - 03/12/2021 17:03

Ilustrasi penistaan agama/ist
Ilustrasi penistaan agama/ist

Penulis: Ramses Rianto Manurung

Medan, Nusantaratv.com-Penyebar video viral pria tempel kelamin ke Al-Qur'an di Medan, Sumatera Utara (Sumut) ternyata seorang wanita. Wanita berinisial ES tersebut telah ditangkap dan ditahan pihak kepolisian. 

Menurut Ps Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus, ES diduga berperan sebagai penyebar video itu.

"Peran ES menyebarkan video tersebut," sebut Firdaus, Jumat (3/12/2021).

Namun Firdaus tidak menjelaskan secara detail hubungan antara ES dengan pria yang melakukan aksi menempelkan kelaminnya ke Al-Qur'an di video tersebut. Firdaus menyebut ES bakal dijerat dengan ancaman 6 tahun penjara.

"Pasal 28 UU ITE dan Pasal 156 KUHP ancaman pidana penjara 6 tahun," sebut Firdaus.

Seperti dberitakan, sebelumnya video yang menunjukkan seorang pria menempelkan alat kelaminnya di Al-Qur'an sambil mengucap sumpah viral di media sosial (medsos). Pria itu telah ditangkap polisi.

Dalam video itu tampak seorang pria tanpa memakai baju merekam dirinya sendiri. Dia terlihat memegang Al-Qur'an.

Baca juga: Viral Video 3 Wanita di Karawang Injak Alquran

Dia kemudian mengeluarkan alat kelaminnya dari dalam celana dan menempelkannya di atas Al-Qur'an. Dia kemudian mengucap sumpah bahwa alat kelaminnya akan busuk jika dia menikah dengan orang lain.

"Kecuali dengan Erma Suriani. Aku akan berjanji akan menikah dengan Erma Suriani sehidup-semati. Sampai maut yang memisahkan kita," ucap pria itu, mengutip detikcom.

Selanjutnya, pria itu terlihat menginjak Al-Qur'an. Lalu dia mengatakan kakinya akan lumpuh jika mengarang cerita.

Informasi menyebutkan pria dalam video viral itu adalah RS (28), warga Kecamatan Labuhan Deli.

Kompol M Firdaus membenarkan peristiwa itu. Dia menyebut RS telah ditangkap.

Akibat perbuatannya RS dijerat UU ITE dan pasal penodaan agama dalam KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun. 


 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in