Miris! Petani di Bima-NTB Nekat Bunuh Diri Gara-gara Harga Bawang Anjlok

Nusantaratv.com - 25/11/2021 15:18

Ilustrasi  bunuh diri/ist
Ilustrasi bunuh diri/ist

Penulis: Ramses Rianto Manurung

Bima, Nusantaratv.com-Anjloknya harga bawang di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi Rp5.000 per kilogram menelan korban. Petani setempat berinisial AL (23) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya lantaran terpukul dengan anjloknya harga bawang. 

Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Kamis (25/11/2021). Jasad AL ditemukan pertama kali oleh adiknya Fahrun sudah dalam kondisi meninggal dunia. 

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko menuturkan korban awalnya meminta izin ke istrinya untuk pergi menjual bawang. Namun istrinya melarangnya. AL pun naik ke atas rumahnya. Menutup pintu rumah dan mengunci diri. Hal itu tidak menimbulkan kecurigaan keluarga. 
Kemudian pada sore hari adiknya Fahrun datang mencari AL. Lantaran sudah sejam menunggu, Fahrun pun naik ke atas rumah untuk melihat kakaknya. Begitu pintu terbuka, Fahrun terkejut melihat tubuh kakaknya tergantung dengan seutas tali nilon. 

“Keluarga langsung melaporkan peristiwa itu kepada polisi yang segera datang ke TKP,” ujar AKBP Heru Sasongko.

Baca juga: Nekat Bunuh Diri Karena Stres Terjerat Pinjol, Ibu di Depok Tinggalkan Surat Wasiat Titip Anak 

Pihak keluarga pun segera menurunkan jenazah korban. Mereka juga menolak dilakukan outopsi terhadap korban. Hal itu ditegaskan oleh paman korban bernama M Said yang juga Kadus Lewi. Keluarga menilai peristiwa itu sebagai musibah. 

“Tim inafis sudah melakukan olah TKP serta meminta keterangan keluarga,” ungkap Heru, mengutip okezonecom.

Tim Inafis Polres Bima mengecek kondisi almarhum namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan disimpulkan bahwa almarhum benar-benar menggantung diri. 

Sebelumnya, para petani yang gerah akibat anjloknya harga bawang di Kabupaten Bima sempat melakukan protes. Menurut informasi, anjloknya harga bawang disebabkan oleh kelebihan stok di NTB pasca panen bawang.
 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in