Ini Penyebab Status PPKM DKI Jakarta Naik Lagi ke Level 2

Nusantaratv.com - 30/11/2021 14:49

Ilustrasi PPKM Level 2/ist
Ilustrasi PPKM Level 2/ist

Penulis: Ramses Rianto Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Setelah sempat berada di pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 1 selama kurang lebih satu bulan. DKI Jakarta naik lagi ke PPKM Level 2 dalam perpanjangan PPKM di Jawa-Bali.

Dengan demikian, terhitung sejak 30 November hingga 13 Desember 2021 mendatang, status DKI Jakarta PPKM Level 2. 

Selain DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi juga kembali ke PPKM Level 2. Pada saat yang sama ada juga 8 kabupaten/kota yang masuk PPKM level 1. 

Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Pandjaitan mengatakan ada dua hal yang menyebabkan PPKM DKI Jakarta naik ke Level 2. Pertama tracing (penapisan) menurun. Kedua, kasus mulai naik lagi.   

"Berdasarkan asesmen dari World Health Organization (WHO), 10 kabupaten/kota yang kembali ke level 2 di antaranya berada di wilayah Jabodetabek yang terjadi akibat turunnya angka tracing (penapisan) anggota aglomerasi di wilayah Jabodetabek," kata Luhut.

Namun secara keseluruhan, kata Luhut, penerapan PPKM Jawa-Bali menunjukkan tren cukup stabil. Ditandai dengan penambahan kasus positif covid-19 baru cukup rendah.

Baca juga: PPKM Level 3 Se-Indonesia, Begini Aturan Lengkap Pelaksanaan Ibadah Natal 2021

"Penerapan PPKM yang masih terus dilakukan di Jawa-Bali menunjukkan tren yang cukup stabil," kata Luhut.

Sementara itu, Merujuk pada data BNPB dan Pemprov DKI, kasus covid-19 harian di Ibu Kota sempat naik lagi pada 24 November lalu. Sementara jumlah orang yang dites PCR dalam sehari menurun.

Data menunjukkan kasus harian tertinggi dalam sepekan di DKI Jakarta terjadi pada 24 November 2021 yaitu 82 kasus. Sedangkan jumlah kasus harian terendah pada 22 November 2021 dengan 26 kasus.   

Adapun untuk jumlah orang yang dites PCR setiap harinya cenderung menunjukkan penurunan. Per 22 November ada 10 ribuan orang yang dites PCR. Kemudian pada 23 November meningkat menjadi 14 ribu orang yang dites PCR.

Jumlah tertinggi warga yang dites PCR di Jakarta pada 24 November 2021 mencapai 16 ribuan orang. Setelah itu, tes PCR terhadap warga cenderung menurun hingga data per Senin (29/11) kemarin sebanyak 12.196 orang. 


 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in