Nusantaratv.com - Kota Jinan, Provinsi Shandong, China, menawarkan voucher senilai 10 juta yuan atau setara Rp22 miliar untuk memacu penggunaan kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV).
Voucher yang mulai diluncurkan pada 26 November itu, diharapkan bisa mendongkrak konsumsi mobil sebesar 500 juta yuan (Rp1,1 triliun), kata Zhao Chen, seorang pejabat di dinas perdagangan kota.
Dikutip dari Xinhua, Kamis (25/11/2021), konsumen dapat memilih voucher senilai 1.000 yuan (Rp2,2 juta) untuk kendaraan dengan harga di bawah 100.000 yuan (Rp223,5 juta), dan voucher 5.000 yuan (Rp11,1 juta) untuk kendaraan dengan harga di atas 200.000 yuan (Rp447,1 juta), kata Zhao.
Pasar kendaraan energi baru di China telah mempertahankan pertumbuhan yang kuat pada Oktober, dengan penjualan melonjak 134,9 persen YoY (year on year), atau 383.000 kendaraan.
Menurut Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM), kepemilikan kendaraan energi baru di negeri Tirai Bambu itu mencapai 5,8 juta kendaraan pada akhir Mei 2021, terhitung sekitar setengah dari total global.