Nusantaratv.com - Ford Motor Co., mengatakan bakal melakukan penarikan kembali (recall) terhadap sekitar 2.900 truk pikap listrik F-150 Lightning.
Dikutip dari Reuters, Selasa (28/6/2022), penarikan itu dilakukan karena masalah perangkat lunak (software) dapat mengakibatkan kegagalan untuk memberikan peringatan yang memadai tentang tekanan ban rendah.
Penarikan tersebut merupakan yang pertama untuk truk pikap listrik Ford. Ford mengatakan lampu sistem pemantauan tekanan ban truk mungkin tidak menyala saat diperuntukkan. Dan, mungkin tidak dapat memberikan peringatan yang memadai tentang tekanan inflasi ban yang rendah.
Baca Juga: Ford Setop Produksi Focus dan Fiesta
Kondisi itu karena nilai tekanan inflasi dingin ban yang direkomendasikan salah disetel ke 35 psi daripada tekanan inflasi yang benar di 42 psi. Penarikan tersebut mencakup 2.666 kendaraan di Amerika Serikat (AS) dan 220 kendaraan di Kanada. Tidak ada kecelakaan atau cedera yang terkait dengan penarikan tersebut.
Ford mengatakan tekanan inflasi ban yang rendah dapat menyebabkan penanganan kendaraan yang buruk dan kemungkinan hilangnya kendali kendaraan, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Diler akan memperbarui perangkat lunak Body Control Module untuk kendaraan yang tidak terkirim dan pelanggan yang menginginkan perbaikan segera. Perbaikan memakan waktu sekitar 20 menit. Ford juga akan menyediakan update software melalui update over-the-air dalam 30 hari untuk semua pelanggan saat ini.