Turun Drastis, Kini Kasus Aktif Covid-19 di DKI Jakarta Tinggal 2.908

Nusantaratv.com - 19/09/2021 00:30

Ilustrasi covid-19/ist
Ilustrasi covid-19/ist

Penulis: Ramses Rianto Manurung | Editor: Ramses Rianto Manurung

Jakarta, Nusantaratv.com-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil menekan laju penyebaran covid-19. Dilaporkan per hari ini, Sabtu 18 September 2021 jumlah kasus aktif covid-19 tinggal 2.908 kasus. 

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 50 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 2.908 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengutip okezone. 

Meski telah berhasil mengendalikan penyebaran covid-19, namun Pemprov DKI terus gencar melakukan tes. 

Data terkini Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, telah dilakukan tes PCR sebanyak 19.843 spesimen. 

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.660 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 200 positif dan 17.460 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 470 orang dites, dengan hasil 20 positif dan 450 negatif," papar Dwi.

Baca juga: Hari Ini Ada 7.076 Pasien Sembuh dari Covid-19 di RI

Dwi menyebutkan target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

DKI Jakarta telah melampaui target tersebut selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 118.771 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 572.024 per sejuta penduduk.

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 856.006 kasus. 

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 839.623 dengan tingkat kesembuhan 98,1%, dan total 13.475 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,3%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 14,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in