Pedagang Dipukul Preman Malah Ditersangkakan, Kanit Reskrim Dicopot

Nusantaratv.com - 13/10/2021 17:35

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Kadiv Humas Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan  kasus yang viral yaitu pedagang yang membela diri atas tindak premanisme lalu dijadikan tersangka, telah dilakukan audit proses penyidikan. Hasilnya, penyidikan dinyatakan tidak profesional.

"Setelah dilakukan audit penyidikan. Berkaitan dengan kasus tersebut bahwa ditemukan adanya penyidikan yang tidak profesional yang dilakukan oleh Polsek Percut Sei Tuan Medan. Sehingga per 12 Oktober 2021 Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dicopot. Dicopot jabatannya oleh Kapolrestabes Medan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, Rabu (13/10/2021).

Menurut Argo, pemeriksaan saat ini masih terus dilakukan, termasuk terhadap Kapolsek Percut Sei Tuan. 

Kasus ini sendiri berawal dari video viral keributan antara seorang pedagang wanita berinisial LG, dengan pria yang diduga sebagai preman, BS pada 5 September 2021. Polisi telah menangkap BS yang diduga melakukan penganiayaan terhadap LG. Meski BS sudah ditangkap, kasus ini belum juga usai.

BS juga melaporkan LG karena merasa dirinya juga dipukul. Polisi melakukan penyelidikan terkait pemukulan itu. Setelah menemukan bukti yang cukup, polisi menetapkan LG sebagai tersangka. 

Dalam surat panggilan terhadap LG, tertera jelas status tersangka terhadap LG. Surat itu menyebut LG sebagai tersangka dan dijerat Pasal 170 subsider Pasal 351 ayat (1) KUHP.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in