Wanita Pamer Payudara dan Kemaluan di Bandara Yogya Diduga Pemilik Situs Dewasa

Nusantaratv.com - 03/12/2021 20:00

Ilustrasi video mesum/ist
Ilustrasi video mesum/ist

Penulis: Ramses Rianto Manurung

Kulonprogo, Nusantaratv.com-Polisi terus memburu wanita yang pamer payudara dan kemaluan di salah satu bagian bangunan di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Rekaman video aksi tak senonoh wanita yang diduga pemilik situs dewasa OnlyFans itu viral di media sosial. 

Aksi eksibisionisme di lantai dua parkir Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), diduga memanfaatkan lokasi yang tidak terpasang kamera closed circuit television (CCTV) saat merekam aksinya.

Diketahui, lantai dua parkir Bandara YIA digunakan untuk parkir mobil calon penumpang maupun pengantar. Aksi eksibisionisme itu dilakukan di akses jalan penghubung antara lantai satu dan dua yang tidak dipasangi CCTV. Akses tersebut berada di bagian barat lantai dua. Selain itu, jalan penghubung bagi pejalan kaki tersebut memang jarang dilalui orang. 

Baca juga: Heboh! Video Wanita Pamer Payudara dan Kemaluan di Bandara Yogya

Polres Kulonprogo mengatakan terus memburu pelaku yang diduga sebagai pemilik akun situs dewasa OnlyFans dengan nama pengguna atau user siskaeee_ofc. Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan nama tersebut diketahui berdasarkan tulisan pada kanan bawah video. Tulisan tersebut merupakan watermark atau tanda air.

“Berdasarkan penyelidikan yang kami lakukan video tersebut diduga diunggah pada 23 November 2021 di akun Twitter koleksirare96. Ketika kami melihat kanan bawah video terdapat tulisan OnlyFans.com/siskaeee_ofc. Kami masih mendalami kasus tersebut,” kata Jeffry, Jumat (3/12/2021). 

Sementara itu, PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) akan mendukung polisi menangkap perempuan yang melakukan aksi eksibisionisme itu. Salah satunya dengan melacak manifes penumpang.
 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in