Nusantaratv.com-Presiden Komisaris Nusantara TV (NTV), Nurdin Tampubolon, secara resmi meluncurkan program baru bertajuk Suara Nusantara. Program ini dihadirkan sebagai wadah diskusi strategis untuk merespons berbagai tantangan nasional maupun global yang tengah dihadapi Indonesia saat ini.
Dalam sambutannya, Nurdin memberikan apresiasi tinggi kepada tim internal NTV, termasuk jajaran Pemimpin Redaksi dan Direktur Komersial, yang telah bekerja keras menyusun konsep program tersebut. Ia juga menyoroti peran penting generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam mengawal arah pembangunan bangsa.
"Saya sangat bangga dengan mahasiswa kita saat ini yang kritis dan ikut memberikan dukungan pemikiran terhadap bangsa dan negara. Mahasiswa adalah pemilik dan penerus pembangunan ini di masa yang akan datang," ujar Nurdin dalam acara peluncuran di Nusantara Hall NT Tower Pulomas Jakarta, Rabu 12 Agustus 2026.
Nurdin juga tak menampik bahwa saat ini kondisi dunia, termasuk Indonesia, sedang berada dalam situasi yang tidak baik-baik saja. Ia menyebutkan bahwa pemulihan pascapandemi COVID-19 serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina turut memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas global. Meski demikian, Nurdin optimistis melihat ketahanan ekonomi Indonesia.
"Dibandingkan negara-negara lain, Indonesia lebih stabil, baik di Asia maupun benua lainnya. Ini adalah kebanggaan kita sebagai bangsa yang kuat ketahanan ekonominya akibat kerja keras kita semua," tuturnya.
Lebih lanjut, Nurdin menekankan pentingnya perbaikan di sektor penguasaan teknologi, terutama kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, bangsa Indonesia harus mampu menjadi produsen dan pelaku teknologi, bukan sekadar konsumen.
Selain itu, ia menyoroti pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia yang melimpah. Nurdin berpesan agar kekayaan alam tersebut dikelola secara lebih produktif dan efisien oleh anak bangsa sendiri. "Kita jangan hanya menjadi penonton di negara sendiri. Perlu pengelolaan yang lebih produktif dan bisa dikuasai oleh bangsa kita sendiri," tegasnya.
Nurdin menyampaikan program Suara Nusantara diproyeksikan menjadi jembatan untuk mendiskusikan berbagai isu krusial, mulai dari masalah hukum hingga celah pengawasan yang masih rawan disalahgunakan. Ia berharap program ini mampu menghasilkan jalan keluar konkret agar bangsa Indonesia tidak semakin melemah atau tertinggal.
"Suara Nusantara hadir untuk mengulas ide-ide yang diperlukan masyarakat dan pemerintah. Di sini, para tokoh, profesional, mahasiswa, hingga pemerintah bisa bersama-sama memberikan ide dan jalan keluar atas isu-isu yang ada," kata Nurdin.
Lebih lanjut, Nurdin mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari cendekiawan hingga praktisi, untuk memanfaatkan platform ini demi kemajuan bersama. Ia meyakini bahwa dengan persatuan dan daya saing yang tinggi, Indonesia mampu sejajar dengan negara-negara maju di dunia.
"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa tetap memberikan jalan kepada bangsa Indonesia untuk lebih baik ke depan dan bisa berdaya saing secara global. Selamat berdiskusi," pungkasnya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh