Salatiga dan Ambarawa Dilanda Gempa Beruntun, BMKG: Warga Tidak Perlu Khawatir

Nusantaratv.com - 23/10/2021 11:14

Ilustrasi alat pencatat kekuatan gempa bumi/ist
Ilustrasi alat pencatat kekuatan gempa bumi/ist

Penulis: Ramses Manurung

Salatiga, Nusantaratv.com-Wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa, Jawa Tengah dilanda gempa bumi beruntun mulai Sabtu (23/10/2021) dini hari.  Hingga pukul 10.30 WIB tercatat telah terjadi 8 kali guncangan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga agar tidak khawatir dan panik. 

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie menyebutkan wilayah Ambarawa diguncang gempa susulan sekitar pukul 09.34 WIB. Episenter gempa di darat pada jarak 13 km arah barat laut Kota Salatiga. 

Setyoajie Prayoedhie menjelaskan rentetan gempa yang melanda Kota Salatiga dan Ambarawa, dini hari hingga pagi ini merupakan gempa tektonik dangkal. Gempa tersebut biasa terjadi di sekitar wilayah yang dilalui sesar aktif.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, karena peristiwa gempa bumi tektonik merupakan kejadian yang lazim terjadi. Khususnya untuk wilayah yang dilalui oleh sesar aktif," jelas Setyoajie mengutip detik, Sabtu (23/10/2021).

Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,3 di Kabupaten Malang, Sejumlah Bangunan Rusak di Kabupaten Blitar

Warga Salatiga-Ambarawa dan sekitarnya diminta untuk beraktivitas normal seperti biasa. Pihaknya akan terus melakukan monitoring secara berkala.

"Secara berkala dan aktif kami terus memonitor kejadian kegempaan khususnya gempa bumi tektonik di Jawa Tengah dan sekitarnya. Jadi masyarakat Salatiga dan sekitarnya silakan beraktivitas normal seperti biasa. Jangan mudah terpancing hoax, jika membutuhkan informasi resmi terkait kegempaan bisa menghubungi kantor BMKG terdekat," ujarnya.

Setyoajie juga menyampaikan, gempa tektonik dangkal diduga dipicu oleh aktivitas sesar Merapi-Merbabu. 
 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in