Nusantaratv.com- Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan ada aktivitas ekonomi Indonesia yang belum tercatat dalam produk domestic bruto (PDB) dan nilainya mencapai Rp10.000 triliun.
Hashim menyampaikan hal tersebut berdasarkan data Bank Dunia bahwa sekitar 35 hingga 40% kegiatan ekonomi nasional belum masuk dalam pencatatan resmi. Transaksi jasa perorangan hingga usaha kecil yang tidak disertai bukti pembayaran menjadi salah satu contohnya.
“Kalau PDB kita, tercatat Rp25.000 triliun itu diakui oleh IMF, Bank Dunia dan Bank Indonesia dan pemerintah kita. Ternyata ekonomi kita jauh lebih besar,” ucap Hashim sebagaimana ditayangkan Nusantara Economic Updates, Nusantara TV, Jumat (30/10/2026).
Baca Juga: Nusantara Economic Updates: Airlangga Bantah Hashim soal Pemerintah Sediakan HP Gratis untuk Bansos
“Dan ternyata ekonomi kita 30 sampai 40% tidak tercatat. Itu berarti ada kurang lebih Rp10.000 triliun yang tidak tercatat.”
Menurut Hashim, seharusnya ekonomi Indonesia bukan berada di nomor urut 16 terbesar dunia tetapi 11 atau 12.
“Sesungguhnya ekonomi Indonesia bukan 16 terbesar di dunia, melainkan mungkin 12 atau 11 ekonomi terbesar di dunia. Ini patut dibanggakan,” kat Hashim.
Untuk mengetahui sejumlah informasi menarik lainnya, Anda dapat mengakses Youtube Nusantara TV.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh