Nusantaratv.com- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kelurahan Pulau Atas dan Kelurahan Makroman, Samarinda, Kalimantan Timur, semakin membesar. Bahkan, titik api karhutla hanya berjarak 100 meter dari permukiman warga.
Kondisi besarnya api karhutla tersebut, membuat belasan warga panik dan berusaha menyelamatkan barang berharga hingga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman sampai proses pemadaman berhasil.
Saat upaya evakuasi, seorang warga tumbang lantaran mengalami sesak nafas akibat terpapar kabut asap pekat Karhutla.
“Saat ini masih asapnya masih tebal. Sampai tadi ada satu korban yang terpapar asap dan kelelahan karena memagari rumahnya dengan pembasahan sekaligus mengevakuasi barang-barang di dalam rumahnya, karena memang api sudah dekat. Jadi langsung dibawa medis dibawa ke rumah sakit untuk menangan secara cepat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda, Suwarso.
Suwarso menuturkan, kondisi karhutla di Kelurahan Pulau Atas dan Kelurahan Makroman memang sempat terjadi asap tebal sehingga jarak pandang terbatas.
“Di jalan ini sampai enggak kelihatan jarak pandang juga sangat pekat. Ini pasti juga akan sedikit menjadi hambatan dalam penanganan,” kata Suwarso.
Informasi tentang yang terjadi di Kelurahan Pulau Atas dan Kelurahan Makroman, Samarinda, Kalimantan Timur dapat Anda saksikan selengkapnya di YouTube Nusantara TV.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh