NTV Morning: Api Masih Membara di Way Kambas, Habitat Gajah Terancam!

NTV Morning: Api Masih Membara di Way Kambas, Habitat Gajah Terancam!

Nusantaratv.com - 27 Oktober 2026

Kepala BNPB Kristomei Sianturi tanggapi progress pemadaman kebakaran di Taman Nasional Wah Kambas, Lampung
Kepala BNPB Kristomei Sianturi tanggapi progress pemadaman kebakaran di Taman Nasional Wah Kambas, Lampung

Penulis: Ninuk Cucu Suwanti

 

Nusantaratv.com- NTV Morning edisi 27 Oktober 2026 menyajikan beragam berita menarik pilihan redaksi Nusantara TV. Salah satunya adalah, habitat gajah di hutan Taman Nasional Way Kambas Lampung terancam akibat kebakaran yang terjadi dalam satu bulan terakhir.

Hingga saat ini, api masih belum berhasil dipadamkan meski ratusan personil terjunkan dan dilakukan modifikasi cuaca.

Tercatat, kebakaran yang terjadi di Taman Nasional Way Kambas terjadi sejak 22 September 2026. Sebanyak 300 personal gabungan beserta relawan sudah diterjunkan untuk memadamkan api di wilayah zona rehabilitasi hingga zona inti hutan dan gajah.

Kebakaran berada di wilayah kerja Resort Cabang, Resort Susukan Baru, serta Rawa Bunder. Tetapi, upaya pemadaman api tidak berjalan maksimal lantaran terkendala sumber air dan kencangnya hembusan angin.

 

Saat ini, proses pemadaman dilakukan dengan menggunakan modifikasi sambungan pipa dan selang sepanjang 3 km serta memanfaatkan water boombing hingga modifikasi cuaca.

“Secara data satelit per jam 06.44 WIB dari pagi, itu saya melihat bahwa ada 110 titik api di Provinsi Lampung ini ya dan di antaranya masih ada 68 hektar lagi yang belum padam,” kata Kepala BNPB Kristomei Sianturi.

“Nah, kemudian tadi saya sudah melakukan peninjauan melalui helikopter, memang ada beberapa titik api yang perlu perhatian.”

“Untuk di Way kambas ini ada pasukan-pasukan darat yang memang kita bagi per daerah-daerah operasi sehingga untuk mengefektifkan dan pencapaian targetnya terukur,” ujar Kristomei.

“Dan kita juga sudah mencoba menggunakan pompa dan selang yang sepanjang hampir 3 kilometer ini. Ternyata cukup efektif. Nanti akan kita perbanyak lagi.”

Sementara itu, seorang relawan bernama Sukiman menyampaikan bahwa kebakaran yang terjadi dua hari lalu hingga saat ini cukup luar biasa. Bahkan, kata Sukiman, titik apinya sampai ke Mentu Kembar dan membakar lahan sekitar 100 hektare.

“Sampai saat ini mungkin masih hidup, cuman tidak seberapa parah seperti kemarin-kemarin,” kata Sukiman.

Sebelum pada akhir Agustus 2026, hutan Way Kambas juga sempat mengalami kebakaran di beberapa titik yang berada di wilayah Kecamatan Brajas, Selebah, Kabupaten Lampung Timur dengan lahan terdampak seluas 802 hektar.

Pada akhir September 2026, api kembali muncul di wilayah kerja Resort Cabang, Susukan Baru, dan Rawa Bunder. Hingga 26 Oktober, api masih terus-menerus kembali muncul di titik yang sebelumnya berhasil dipadamkan.

Berita habitat gajah di hutan Taman Nasional Way Kambas Lampung terancam akibat kebakaran dapat Anda saksikan selengkapnya dengan mengakses Youtube Nusantara TV.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close