Hashim: APBN Rp2 Triliun untuk Konservasi Way Kambas Demi Lindungi Harimau dan Gajah

Hashim: APBN Rp2 Triliun untuk Konservasi Way Kambas Demi Lindungi Harimau dan Gajah

Nusantaratv.com - 12 Februari 2026

Hashim Djojohadikusumo. (Tangkap layar Nusantara TV)
Hashim Djojohadikusumo. (Tangkap layar Nusantara TV)

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Pemerintah menggelontorkan anggaran sebesar Rp2 triliun atau setara 120 juta dolar AS dari APBN untuk mendukung konservasi Taman Nasional Way Kambas di Lampung.

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan dana tersebut sepenuhnya bersumber dari anggaran negara, bukan berasal dari bantuan luar negeri.

“Ini uang kita semua, uang rakyat dari APBN, bukan bantuan luar negeri. Digunakan untuk menjaga kawasan konservasi yang penting bagi gajah, harimau, dan keanekaragaman hayati,” kata Hashim dalam Nusantara Sustainability Trend Forum((Nature 2026).

Hashim menyampaikan, kebijakan tersebut menjadi penanda adanya perubahan besar dalam arah pembangunan nasional, terutama dalam menempatkan konservasi sebagai agenda utama.

“Dulu mungkin konservasi dianggap kurang prioritas. Di bawah Presiden Prabowo, konservasi menjadi prioritas strategis,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan langkah ini sempat diumumkan di London dan menuai apresiasi dari sejumlah pihak internasional. Menurutnya, dunia melihat Indonesia semakin serius dalam membiayai perlindungan lingkungan dengan kekuatan anggaran sendiri.

Selain Way Kambas, Hashim turut menyinggung potensi kawasan konservasi di Aceh. Ia menyebut Raja Charles III dari Inggris menaruh perhatian terhadap luasnya lahan konservasi di wilayah tersebut yang dinilai memiliki daya tarik kelas dunia.

Hashim menjelaskan Aceh memiliki lanskap hutan tropis yang masih relatif terjaga, ekosistem gambut, serta keanekaragaman hayati yang berperan penting sebagai paru-paru dunia. Kawasan tersebut dinilai sejalan dengan perhatian global terhadap isu perubahan iklim, pelestarian satwa langka, serta perlindungan hutan primer.

“Ini bukan hanya soal menjaga alam, tetapi bagaimana konservasi bisa berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Hashim.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close