Anggiat Pasaribu dan Eks Dandim Jakpus yang Cekcok dengan Arteria Dahlan-Ibu?

Nusantaratv.com - 23/11/2021 16:24

Wanita dan pria yang terlibat cekcok mulut dengan Arteria Dahlan dan ibunya.
Wanita dan pria yang terlibat cekcok mulut dengan Arteria Dahlan dan ibunya.

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Penelusuran terhadap identitas wanita yang terlibat cekcok mulut dengan Anggota DPR RI Arteria Dahlan dan ibunya terus dilakukan. 

Menurut Humas Polres Bandara Soekarno Hatta, melalui keterangan tertulis, perempuan tersebut berinisial R dan memiliki hubungan keluarga dengan seorang jenderal. Disebutlah keluarga brigjen berinisial MZ. MZ disebut ada di lokasi saat kejadian. 

Sementara berdasarkan informasi yang beredar, perempuan itu diduga bernama Anggiat Pasaribu alias Rindu. 

Adapun MZ sendiri, di kalangan wartawan disebut diduga sebagai Brigjen M Zamroni. 

Zamroni merupakan mantan Komandan Kodim Jakarta Pusat (Dandim Jakpus). Ia menjabat Dandim berbarengan dengan semasa Brigjen Suyudi Ario Seto menjadi Kapolres Metro Jakarta Pusat. Tepatnya sekitar tahun 2017.

Sekilas, wajah pria bermasker dan berkacamata yang ada pada video cekcok yang viral tersebut, memang mirip dengan Brigjen M Zamroni. 

Pusat Penerangan (Puspen) TNI belum memastikan perihal identitas Brigjen MZ. 

"Kita telusuri dulu (soal Brigjen MZ)," ujar Kepala Puspen TNI Mayjen Prantara Santosa, Selasa (23/11/2021). 

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin sendiri juga ikut melakukan penelusuran. 

Hasilnya, wanita yang terlibat cekcok mulut dengan Arteria dan ibunda, bersama jenderal TNI berpangkat brigadir jenderal (brigjen) saat kejadian. Selain itu perwira tinggi itu kini berdinas di Badan Intelijen Negara (BIN). Sementara mobil dinas TNI yang digunakan ialah milik Kodam Jaya. 

"Dari informasi yang kami dapat, ternyata perempuan itu bersama pria berpangkat brigjen. Terkait hubungan keduanya masih kami telusuri," kata Tubagus kepada wartawan, Senin (22/11/2021). 

Meski begitu, ia berharap permasalahan yang tengah diselidiki oleh Polresta Bandara Soekarno-Hatta dan Puspom TNI ini, bisa diselesaikan secara kekeluargaan. 

1

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in