Unik, di Jepang Motor Tidak Laku!

Meski Jepang terkenal sebagai negara penghasil sepeda motor terbesar di dunia, namun ada satu fakta mengherankan yang terjadi di negeri sakura ini. Saat kita jalan-jalan menyusuri jalanan di Jepang, kita akan sulit menemukan kendaraan roda dua yang berseliweran di jalanan.
Unik, di Jepang Motor Tidak Laku!
Sepeda motor kurang diminati di Jepang./sepedamotor.com

Nusantaratv.com – Meski Jepang terkenal sebagai negara penghasil sepeda motor terbesar di dunia, namun ada satu fakta mengherankan yang terjadi di negeri sakura ini. Saat kita jalan-jalan menyusuri jalanan di Jepang, kita akan sulit menemukan kendaraan roda dua yang berseliweran di jalanan.

Selidik punya selidik, alasan terkuat mengapa masyarakat Jepang enggan menunggangi sepeda motor, adalah karena kebutuhan mereka terkait transportasi publik telah dipenuhi pemerintah dengan baik. Bahkan, di Negeri Matahari Terbit tersebut, stasiun kereta api tersebar di banyak titik, hingga menjamah daerah-daerah terpencil.

BACA JUGA : Habibie, Cendikiawan dan Pemimpin Penuh Teladan

Selain alasan umum itu, faktor pajak (jyuuryouze) yang tinggi juga menjadi penyebab utama mengapa sepeda motor tak diminati di sana. Hal itu diperberat, setelah beberapa tahun lalu, pemerintah menerbitkan aturan mengenai inspeksi rutin bernama Jidosha Kensa Torokuseido atau lebih dikenal Shakken.

Inspeksi rutin tersebut dilakukan dua tahun sekali. Tim inspektur akan memeriksa kondisi sepeda motor, mulai dari sistem emisi, usia ban, lampu kendaraan, dan beberapa komponen lainnya. Apabila hasilnya kurang baik karena dinilai tak layak pakai, maka sang pemilik wajib membayar denda yang jumlahnya tak sedikit.

Di Jepang, sepeda motor juga tak dekat dengan kalangan muda. Beberapa tahun lalu, sebenarnya banyak remaja di sana yang menggandrungi kuda besi ini, namun secara perlahan mulai berkurang. Kini, kendaraan roda dua itu justru digunakan para pedagang sebagai tunggangan operasional mengantar barang. 

Sumber: 100kjp.com