Perang dengan Iran Disebut Sebagai Awal dari Semua Perang

Menyulut kekhawatiran perang Timur Tengah dengan reaksi global, para penjaga menangkap kapal tanker Inggris Stena Impero di dekat Selat Hormuz pada Juli karena dugaan pelanggaran laut, dua minggu setelah pasukan Inggris menangkap sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Gibraltar yang dituduh melanggar sanksi terhadap Suriah.
Perang dengan Iran Disebut Sebagai Awal dari Semua Perang
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif

Jakarta, Nusantaratv.com -Perang dengan Iran adalah awal dari semua perang, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada hari Selasa dalam pidato yang disiarkan langsung di TV pemerintah, memperingatkan sekali lagi bahwa pengiriman mungkin tidak aman di Selat Hormuz.

 Ketegangan meningkat antara Iran dan Barat sejak tahun lalu ketika Amerika Serikat menarik diri dari perjanjian internasional yang mengekang program nuklir Republik Islam dengan imbalan pelonggaran sanksi ekonomi terhadap Iran. 

"Damai dengan Iran adalah ibu dari semua perdamaian, perang dengan Iran adalah ibu dari semua perang," kata Rouhani di Kementerian Luar Negeri dalam pidato yang juga memuji Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepadanya pada 31 Juli .

 Jika Amerika Serikat ingin bernegosiasi dengan Iran maka mereka harus mencabut semua sanksi, Rouhani mengatakan, mencatat bahwa Iran harus diizinkan untuk mengekspor minyak. 

Menyulut kekhawatiran perang Timur Tengah dengan reaksi global, para penjaga menangkap kapal tanker Inggris Stena Impero di dekat Selat Hormuz pada Juli karena dugaan pelanggaran laut, dua minggu setelah pasukan Inggris menangkap sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Gibraltar yang dituduh melanggar sanksi terhadap Suriah. 

"Selat untuk selat. Tidak mungkin Selat Hormuz gratis untuk Anda dan Selat Gibraltar tidak gratis untuk kita, "kata Rouhani. 

Sekitar seperlima dari lalu lintas minyak dunia melewati Selat Hormuz yang strategis. Pada hari Minggu, Pengawal menangkap sebuah kapal tanker minyak Irak di Teluk yang mereka katakan menyelundupkan bahan bakar dan menahan tujuh awak, media pemerintah Iran melaporkan.

 

 

Sumber : Reuters

Terjemahan : (NTV /Cal)