Pemberontak Houthi Dilaporkan Menyerang Fasilitas Minyak Arab Saudi

Pemberontak Houthi Yaman mengklaim serangan drone 'skala besar' pada fasilitas minyak Saudi Pemberontak Houthi Yaman telah menyerang fasilitas minyak Arab Saudi dengan drone.
Pemberontak Houthi Dilaporkan Menyerang Fasilitas Minyak Arab Saudi
Pemberontak Houthi (the national)

Riyadh, Nusantaratv.com - Pemberontak Houthi Yaman mengklaim serangan drone 'skala besar' pada fasilitas minyak Saudi Pemberontak Houthi Yaman telah menyerang fasilitas minyak Arab Saudi dengan drone. 

Seorang juru bicara angkatan bersenjata Yaman dikutip oleh agen tersebut mengatakan bahwa Houthi berhasil melakukan operasi skala besar dengan 10 drone yang menargetkan fasilitas minyak Saudi Aramco di Abqaiq dan Khurais. 

Tetapi indikasi awal adalah bahwa serangan pada hari Sabtu yang mengganggu sekitar setengah dari kapasitas minyak kerajaan itu tidak berasal dari Yaman dan kemungkinan berasal dari Irak. 

Baca Juga : Penghormatan Terakhir Warga Zimbabwe Untuk Robert Mugabe

Pejabat yang sama mengatakan kerusakan itu disebabkan oleh serangan drone bersenjata. 

Analis Keamanan Nasional CNN Peter Bergen mengatakan, ada lebih dari 200 serangan pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh pemberontak Houthi dari Yaman ke Arab Saudi dan memberikan  keyakinan bahwa serangan itu bukan berasal dari Yaman. 

Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan, serangan pesawat tak berawak itu menyebabkan kebakaran di dua fasilitas perusahaan minyak milik negara. Dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter, kementerian mengatakan kebakaran di bawah kendali dan bahwa pihak berwenang masih menyelidiki insiden tersebut. 

 Juru bicara angkatan bersenjata Yaman mengatakan operasi itu merupakan tanggapan sah dan alami terhadap agresi dan blokade musuh Yaman. Arab Saudi telah memimpin kampanye militer untuk menumpas pemberontak Houthi di Yaman sejak Maret 2015.

 Konflik secara luas dipandang sebagai perang proksi antara Saudi dan Iran, yang telah mendukung Houthi. 

 Koalisi pimpinan Saudi yang memerangi pemberontak Houthi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya sedang menyelidiki serangan-serangan itu dan akan menghadapi ancaman "teroris" terhadap keamanan energi global.

 

Sumber :CNN 

Terjemahan : (NTV /Cal)