Erdogan :Trump Dapat Mengesampingkan Sanksi Terhadap Turki Soal Hal Ini

Erdogan :Trump Dapat Mengesampingkan Sanksi Terhadap Turki Soal Hal Ini
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (foto: saudigazette.com.sa)

Istanbul , Nusantaratv.com -Presiden AS Donald Trump memiliki wewenang untuk menghapuskan sanksi terhadap Turki untuk pembelian sistem pertahanan udara Rusia dan harus menemukan jalan tengah dalam perselisihan, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Minggu (14/7/19).

Broadcaster Haberturk mengutip Erdogan kepada wartawan Turki bahwa Trump memiliki wewenang untuk mengesampingkan atau menunda CAATSA, merujuk pada sanksi A.S. yang dirancang untuk mencegah negara-negara membeli peralatan militer dari Rusia.

 "Karena ini masalahnya, Trumplah yang perlu menemukan jalan tengah," kata Erdogan, menurut Haberturk melansir Reuters. 

Trump menyatakan simpati terhadap posisi Turki ketika ia bertemu Erdogan pada pertemuan puncak G20 di Jepang bulan lalu, mengatakan Ankara telah membeli S-400 dari Moskow karena pemerintah AS sebelumnya tidak akan menjualnya sistem pertahanan Patriot yang dibuat oleh Raytheon Co. 

"Saat ini, saya tidak percaya Trump memiliki pendapat yang sama dengan orang-orang di bawahnya dan dia telah mengatakan ini di depan semua media di dunia," kata Erdogan.

 “Dengan membeli S-400, kami tidak bersiap-siap untuk perang. Kami berusaha untuk menjamin perdamaian dan keamanan nasional kami. "

 Terlepas dari kata-kata hangat Trump, para pejabat AS mengatakan minggu lalu pemerintah masih berencana untuk bertindak. Sekretaris Negara AS Mike Pompeo mengatakan kepada Washington Post dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Minggu malam undang-undang mensyaratkan bahwa ada sanksi dan saya yakin bahwa kita akan mematuhi hukum dan Presiden Trump akan mematuhi hukum. 

Para pejabat AS mengatakan Turki juga bisa terlempar dari program jet tempur siluman F-35 di samping sanksi CAATSA yang terancam, yang berarti negara itu tidak akan lagi menjadi bagian dari proses produksi atau dapat membeli jet yang dipesannya. 

Pentagon mengatakan S-400 akan menimbulkan ancaman bagi jet jika mereka beroperasi di wilayah yang sama. 

Erdogan mengatakan Turki memiliki pesanan untuk lebih dari 100 F-35 yang dibuat oleh Lockheed Martin dan berharap Washington tetap berkomitmen pada kesepakatan. 

Erdogan mengatakan Turki masih ingin membeli sistem pertahanan rudal Patriot dari Washington dan kedua negara harus bertujuan untuk meningkatkan perdagangan dan bekerja pada "kerja sama pertahanan komprehensif".

 "Sekarang, pada saat kita membahas volume perdagangan timbal balik $ 75 miliar, $ 100 miliar, akankah kita berurusan dengan gosip ini? Kami adalah mitra strategis, mari lakukan apa yang diperlukan oleh kemitraan strategis,"

 

 

Sumber : Reuters

Terjemahan : (NTV /Cal)