Tesla Pilih Bangun Pabrik di India, Indonesia Perlu Evaluasi Diri

Keputusan Tesla Telah Mengakhiri Rumor Pembangunan Pabrik Kendaraan Elektronik di Indonesia Dengan Perjanjian Kerahasiaan.

Tesla. (Istimewa)

Nusantaratv.com - Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla, memilih India dibandingkan Indonesia untuk membangun pabrik mobil listriknya.

Kabar itu membuat sejumlah pihak bertanya-tanya mengenai keberlanjutan negosiasi Pemerintah Indonesia dengan produsen mobil listrik yang dipimpin Elon Musk itu.

Kepala Center of Industry, Trade and Investment (CITI) Indef Andry Satrio Nugroho, mengungkapkan Tesla dilaporkan berinvestasi di Karnataka, India, manufaktur kedua pabrik di Asia setelah China. 

Baca Juga: Tesla Diminta Tarik Hampir 13 Ribu SUV Model X

Paska sejumlah pertemuan yang dilaporkan antara Tesla dan Pejabat pemerintah Indonesia di awal tahun, keputusan Tesla telah mengakhiri rumor pembangunan pabrik kendaraan elektronik (EV) di Indonesia dengan Perjanjian Kerahasiaan (Non-Disclosure Agreement).

Menurutnya, sebagai negara terpilih, India membuktikan bahwa salah satu pertimbangannya adalah tidak terbatas pada kekayaan bahan baku dan lingkungan, sosial, tata kelola (envinronmetal, social, and Goverment/ESG) serta kemampuan hilir. 

"Dengan meningkatnya kesadaran isu lingkungan dan sebagai pemimpin industri yang mengkampanyekan transisi hijau, Tesla perlu memastikan kepatuhan produksinya sesuai penilaian risiko lingkungan," ujar Andry dalam laporan Manufacturing and International Trade Update, Senin (22/2/2021).

Lebih lanjut, dia mengatakan, Indonesia terbukti tidak siap untuk investasi berkualitas yang menjadikan ESG sebagai salah satu yang menjadi perhatian utamanya. 

"Dari aspek rantai pasok hingga kesejahteraan tenaga kerja, Indonesia masih tertinggal untuk memenuhi praktik standar ESG yang mendasar," ungkap Andry.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK