Kencing Manusia Punya Manfaat Untuk Pertanian yang Dihancurkan Oleh Perubahan Iklim

Nusantaratv.com - 15 Agustus 2022

Ilustrasi tempat kencing / Wired
Ilustrasi tempat kencing / Wired

Penulis: Harry Prasetyo

Nusantaratv.com - Para ilmuwan berpikir menggunakan kembali urin manusia bisa menjadi kunci dalam mengatasi kekurangan air saat dunia menuju ke mimpi buruk lingkungan yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Dalam percakapan dengan kantor berita AFP, sekelompok ilmuwan mengatakan bahwa urin manusia mungkin merupakan cara optimal untuk meningkatkan pemupukan produk pertanian skala besar .

Untuk tumbuh dan menghasilkan buah, tanaman membutuhkan nitrogen, fosfor, dan kalium. Versi kimia kontemporer dari pupuk ini menambah emisi gas rumah kaca dan juga membuat saluran air dapat dihuni.

Air kencing manusia mengandung semua unsur yang dibutuhkan tanaman untuk bercocok tanam. Menurut Julia Cavicchi dari United States Rich Earth Institute, urin menyumbang 80% nitrogen yang ditemukan dalam air limbah dan lebih dari setengah fosfor.

Dengan infrastruktur yang tepat, air seni manusia sebenarnya bisa digunakan untuk bercocok tanam. Tentu saja, sudah ada banyak sekali pilihan. Sebagai permulaan, pengguna dapat membeli toilet pengomposan yang mengubah kotoran manusia menjadi pupuk yang dapat digunakan.

Wajar saja, ada stigma yang melekat pada pipis. Tetapi Marine Legrand, seorang antropolog di jaringan OCAPI mengatakan bahwa begitu kita menghadapi kenyataan yang mengkhawatirkan bahwa air dan H2O akan menjadi sulit diperoleh selama beberapa dekade mendatang, "rasa mual" saat buang air kecil mungkin akan hilang.

“Kami mulai memahami betapa berharganya air, jadi buang air kecil di dalamnya tidak dapat diterima,” kata Legrand kepada AFP

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

(['model' => $post])