Kemendikbud Keluarkan Kebijakan Berbasis Penelitian

Kemendikbud akan mengeluarkan kebijakan berbasis pada penelitian
Kemendikbud Keluarkan Kebijakan Berbasis Penelitian
Kemendikbud keluarka kebijakan berbasis penelitian. (Kemdikbud)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kemendikbud akan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang berbasis pada penelitian, baik penelitian oleh internal maupun eksternal Kemendikbud.

Satu dari penelitian eksternal dalam pengambilan kebijakan itu berasal dari Program RISE (Research on Improving Systems of Education) Indonesia yang bekerja sama dengan The SMERU research Institute sejak 2017.

Program RISE adalah penelitian multinegara berskala besar untuk mendukung peningkatan pembelajaran siswa di seluruh dunia. Program ini atas respon terhadap kondisi pendidikan dunia yang sedang mengalami krisis pembelajaran, meskipun angka partisipasi sekolah meningkat hingga 90 persen dalam kurun waktu 25 tahun terakhir.

Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap Program RISE agar program ini dapat berjalan dengan baik sehingga kualitas pendidikan di Indonesia terus meningkat.

Program ini, menurut Muhadjir, sangat bagus untuk membantu percepatan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, misalnya pada kebijakan zonasi pendidikan, ujian nasional, dan lainnya.

"Secara capital output ratio, ada beberapa daerah (masalah pendidikannya) tidak bisa disamaratakan output-nya, perlu pelipatgandaan (solusi) agar nanti output-nya sama," ujar Muhadjir.

"Itu yang membuat kita selama ini sulit untuk menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia," lanjutnya saat memberikan sambutan pada acara Seminar Perkembangan Program RISE di Indonesia, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, dilansir dari situs resmi Kemdikbud, Kamis (11/7/2019).

Senada, Sudarno Sumarto, Perwakilan Anggota The SMERU Reseach Institute, menyebut bahwa Program RISE juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk merancang, mengevaluasi, dan mengadaptasi terkait kebijakan pendidikan di daerah agar lebih efektif.

Program RISE, ungkap Sudarno, saat ini telah dilaksanakan di enam negara, yakni Ethiopia, India, Pakistan, Tanzania, Vietnam, dan Indonesia.

"Di Indonesia, Program RISE akan berfokus pada pendidikan di tingkat dasar, yaitu SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama). Wilayah kajiannya meliputi dua hal, pertama adalah reformasi guru di tingkat nasional dan inovasi kebijakan pendidikan di daerah," tukas Sudarno.