Tragedi Kanjuruhan Mirip dengan Kasus Estadio Nacional Peru 1964

Nusantaratv.com - 04/10/2022 22:40

Doa untuk Tragedi Kanjuruhan
Doa untuk Tragedi Kanjuruhan

Penulis: Arfa Gandhi

Catatan kematian yang terjadi di sepak bola Indonesia ini pun mendapat perhatian seluruh dunia. Tragedi Kanjuruhan menempati urutan ketiga di bawah Estadio Nasional Peru tahun 1964 dengan jumlah 328 korban meninggal dunia dan Accra Ghana tahun 2001 dengan total 126 korban meregang nyawa.

Dikutip dari BBC, tragedi Estadio Nacional Peru menjadi tragedi sepak bola terburuk di dunia. Kejadian bermula saat tuan rumah tertinggal 0-1 dari Argentina dalam babak kualifikasi untuk turnamen sepak bola Olimpiade Tokyo.

Tuan rumah kemudian menyamakan kedudukan, namun gol dianulir oleh wasit asal Uruguay Ángel Eduardo Pazos. Keputusan dari wasit itu membuat marah para penggemar Peru, yang memutuskan untuk menyerbu lapangan.

Polisi membalas dengan menembakkan gas air mata ke kerumunan untuk mencegah lebih banyak suporter menyerbu lapangan permainan. Namun hal itu justru menyebabkan kepanikan hingga kematian.

Mereka yang meninggal dunia menderita pendarahan internal atau sesak napas akibat berdesak-desakan saat berusaha untuk keluar stadion.

Dilaporkan pertandingan tersebut disaksikan sekitar 53.000 penonton atau 5 persen populasi Ibu Kota Lima. Penonton yang panik menuruni tangga dan pintu yang tertutup. Semua yang meninggal terbunuh di tangga hingga ke permukaan jalan, sebagian besar karena pendarahan internal atau asfiksia.

Jumlah korban tewas resmi adalah 328, tetapi ini mungkin terlalu rendah karena kematian akibat tembakan tidak dihitung dalam perkiraan resmi.

Sudah saatnya Indonesia berbenah akibat perisitiwa duka yang melukai Kanjuruhan bahkan sepak bola Indonesia di mata dunia.

Akibat tragedi ini, kompetisi Liga 1 2022/2023 sementara dihentikan oleh operator Liga selama dua pekan kedepan dan berpotensi bertambah tergantung hasil investigasi yang dilakukan dalam permasalahan ini.

Halaman

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in