Liga 1 Dihentikan Sampai Pemerintah Dapatkan Hasil Evaluasi

Nusantaratv.com - 04/10/2022 23:11

PSSI
PSSI

Penulis: Reynaldi | Editor: Arfa Gandhi

Nusantaratv.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebut pelaksanaan Liga 1 untuk sementara waktu akan dihentikan atas inisiatif PSSI.

Hal itu merupakan dampak dari kerusuhan Liga 1 pasca pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) malam lalu. 

"Kompetisi Liga 1 akan dihentikan sampai pemerintah mendapatkan hasil evaluasi tentang sistem kompetisi yang dilakukan oleh LIB dan dibawah pengawasan PSSI," ujar Menpora Amali saat menjadi narasumber Kompas TV secara daring dari Malang, Jawa Timur, Senin (3/10) malam.

Menurut Menpora Amali, Presiden Joko Widodo meminta kepada dirinya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait sistem kompetisi persepakbolaan nasional.

"Karena Presiden meminta agar melakukan evaluasi secara menyeluruh dan saat ini sedang dilakukan. Jika itu sudah, maka kita akan pertimbangkan dan yang pasti akan dibicarakan dengan pihak kepolisian. Sebab, yang memberikan izin tentang berlangsung dan tidak berlangsungnya itu 'kan pihak kepolisian dan saya nanti akan mengkoordinasikan itu," urai Menpora Amali.

"Secepatnya PSSI dan LIB memberikan informasi kepada kami tentang evaluasi menyeluruh, akan menjadi ukuran untuk kita pertimbangkan apakah liga diteruskan atau akan tetap seperti saat ini," tambahnya.

Sementara, untuk Liga 3 tetap berjalan karena dilaksanakan oleh Asprov. Juga pertandigan-pertandingan internasional lainnya karena terikat dengan negara-negara lain yang telah menjadi peserta. Misalnya, U-17 yang berjalan tanpa penonton. 

Terkait regulasi sepakbola nasional, Menpora Amali menilai jika regulasi dari FIFA dan PSSI dipedomani maka sepakbola akan berjalan dengan baik. 

"Sebenarnya sudah ada regulasi dari FIFA dan PSSI yang seharusnya jika dijadikan pedoman, saya merasa yakin itu akan berjalan dengan baik. Misalnya, bagaimana penempatan pemain yang utama, bagaimana penonton. Jika dilihat Stadion Kanjuruhan ini memang belum single seat," urainya menambahkan. 

"Untuk itu, jika belum single seat maka kapasitas penontonnya yang harus disesuaikan. Sebab, jika single seat itu bisa terhitung, jika belum single seat maka jumlah kapasitasnya tidak dapat dipastikan," pungkas Menpora Amali.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in