Bali United Doa Bersama di Stadion Dipta untuk Tragedi Kanjuruhan

Nusantaratv.com - 04/10/2022 22:15

Bali United Doa Bersama di Stadion Dipta
Bali United Doa Bersama di Stadion Dipta

Penulis: Arfa Gandhi

Nusantaratv.com - Peristiwa duka yang melukai kompetisi sepak bola Indonesia pada hari Sabtu (1/10) lalu mengundang perhatian seluruh dunia. Doa bersama pun digelar oleh sejumlah suporter sepak bola di berbagai tempat.

Mereka mendoakan para korban dalam kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pada hari Senin (3/10) malam ini, tim Bali United FC bersama Bali United Basketball serta para suporter sepak bola Indonesia turut melaksanakan doa bersama di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Bersama pihak aparat kepolisian, doa bersama dipanjatkan demi mengenang para korban suporter yang menjadi korban kerusuhan usai laga yang mempertemuan Arema FC dan Persebaya Surabaya hari Sabtu lalu.

Kapten tim Bali United, Fadil mengungkapkan belasungkawa mendalam atas para suporter sepak bola yang menjadi korban kerusuhan. Pemain nomor punggung 14 ini berharap agar peristiwa duka yang melukai sepak bola tersebut menjadi kali terakhir terjadi di Indonesia.

"Saya mewakili pemain, pelatih, official dan manajemen Bali United mengucapkan turut berbelasungkawa atas peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang. Semoga para korban diterima di tempat terbaik bersama Tuhan Yang Maha Esa. Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan ini menjadi peristiwa terakhir di sepak bola Indonesia dan lebih baik lagi kedepannya," ujar kapten tim Bali United FC, Fadil Sausu.

Lebih lanjut, para suporter yang hadir ke stadion kebanggaan Serdadu Tridatu ini bukan hanya dihadiri para pendukung Fadil dan kolega, melainkan suporter dari Arema FC, Persebaya, PSS Sleman yang ada di Bali juga turut hadir dan bersama-sama turut mendoakan para korban ini. Perwakilan salah satu suporter pun mengungkapkan kedukaan mendalam sebagai salah satu pemain kedua belas yang merasakan atmosfer suatu pertandingan sepak bola.

"Bukan waktunya untuk menyalahkan. Kami semua mencintai sepak bola, namun tidak seharusnya sepak bola menghilangkan nyawa. Tidak ada satu kemenangan yang sebanding dengan nyawa. Ini semua bukan hanya tentang sepak bola tapi lebih dari itu. Dari sepak bola kita tahu arti mencintai tanpa dicintai, mengagumi tanpa dikagumi, makna berjuang sepenuh hati demi lambang di dada. Tidak ada salahnya juga mendukung tim sepenuh hati, namun jika nyawa taruhannya tentu itu salah. Pesan saya untuk seluruh suporter yang ada, nikmati sepak bola secukupnya, dukung tim sewajarnya sebab sepak bola menyatukan bukan mematikan," ungkap salah satu suporter Bali United.

Kompetisi sepak bola Indonesia pun sementara harus dihentikan hingga satu pekan kedepan akibat dari kerusuhan yang terjadi di Malang ini. Semoga kompetisi kedepan semakin menjadi lebih baik dan ini menjadi peristiwa duka terakhir yang terjadi di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in