Dokumen Berisi Dugaan Brad Pitt Lakukan KDRT ke Angelina Jolie Bocor

Nusantaratv.com - 05/10/2022 14:13

Brad Pitt dan Angelina Jolie/net
Brad Pitt dan Angelina Jolie/net

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Dokumen pengadilan Brad Pitt dan Angelina Jolie bocor. Isinya, mengerikan. Brad Pitt dituduh melakukan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT).
Brad Pitt diduga mencekik salah satu anaknya. Ia juga mencengkeram kepala Angelina Jolie saat dalam perjalanan dengan jet pribadi pada 2016.

"Pada satu waktu, dia menuangkan bir ke Jolie, di titik lain, dia menuangkan bir dan anggur merah ke anak-anak," begitu isi dokumen itu.

Dalam gugatan itu, Jolie dikisahkan berusaha untuk menghentikan Brad Pitt dengan menariknya dari belakang.

"Untuk melepaskan Jolie dari punggungnya, Pitt melemparkan dirinya ke belakang kursi pesawat, melukai punggung dan siku Jolie," demikian isi dokumen tersebut.

"Anak-anak bergegas masuk dan semua dengan berani berusaha melindungi satu sama lain. Sebelum selesai, Pitt mencekik salah satu anak dan memukul wajah anak yang lain. Beberapa anak memohon agar Pitt berhenti. Mereka semua ketakutan. Banyak yang menangis."

Brad Pitt diperiksa oleh FBI pada September 2016 terkait potensi pelecehan anak. Pihak berwenang tidak mengajukan tuntutan pidana terhadap aktor itu.

Berdasarkan percakapan dengan agen kasus, perwakilan dari kantor kejaksaan Amerika Serikat memutuskan untuk tidak menuntut Brad Pitt.

"Semua pihak sepakat bahwa tuntutan pidana dalam kasus ini tidak akan dilanjutkan karena beberapa faktor," tulis catatan tersebut.

Seorang sumber yang dekat dengan Brad Pitt mengatakan kepada Page Six, Angelina Jolie dan timnya telah mati-matian berusaha untuk menemukan sesuatu untuk memperpanjang kasus itu.

Jolie kemudian melemparkan gugatan baru. Dalam gugatannya, ia menuntut Brad Pitt seharusnya didakwa dengan kejahatan federal atas tindakannya pada hari itu.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in