Kerusuhan Suporter, Menpora Minta Maaf Kepada Malaysia

Kekalahan Indonesia dengan Malaysia berbuntut panjang, oknum seporter Timnas Indonesia yang kecewa di dalam dan luar stadion melakukan kerusuhan
Kerusuhan Suporter, Menpora Minta Maaf Kepada Malaysia
Menpora Imam Nahrawi bersama Sukan Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman

Jakarta, Nusantaratv.com - Kericuhan suporter yang terjadi di laga Indonesia kontra Malaysia membuat Menpora Imam Nahrawi berinisiatif menemui Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman untuk meminta maaf.

"Atas nama masyarakat Indonesia dan pemerintah, kami meminta maaf kepada Pak Saddiq atas peristiwa yang tidak mengenakkan yang dilakukan oleh oknum suporter Indonesia. Tentu sepakbola akan terus menyatukan kita semua seluruh masyarakat di muka bumi ini termasuk persahabatan yang begitu mendalam antara Indonesia dan Malaysia," ujarnya. 

Imam juga meminta agar persahabatan antara Indonesia dengan Malaysia terus berlanjut, tidak boleh renggang gara-gara soal sepakbola.

"Bagi oknum-oknum suporter yang telah melakukan perusakan tentu harus ditindak dengan tegas oleh aparat kepolisian,"  ucapnya. 

Baca: Laga Indonesia Kontra Malaysia Diwarnai Kericuhan Suporter

Pada kesempatan tersebut, Menpora juga menyampaikan permintaan maaf melalui surat resmi atas nama pemerintah Indonesia yang disampaikan kepada pemerintah Malaysia.

"Kami juga  menyampaikan surat permohonan maaf secara tertulis, semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Karena nanti di bulan November, Indonesia akan bertandang ke Malaysia. Kami sepakat sebelum kita bertanding di Malaysia, Indonesia dengan Malaysia akan bertemu secara informal," jelasnya.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia hrus lapang dada setelah tumbang dengan skor 2-3 atas Malaysia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. 

Baca: Kronologi Awal Kericuhan Suporter di Laga Indonesia VS Malaysia

Kekalahan Indonesia dengan Malaysia berbuntut panjang, oknum seporter Timnas Indonesia yang kecewa di dalam dan luar stadion melakukan kerusuhan. Bahkan akibat kerusuhan itu, Menpora Malaysia ikut tertahan di stadion.