Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, Hendra/Ahsan Berpeluang Kunci Gelar Juara di Swiss

Duet Hendra/Ahsan akan meladeni perlawanan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Di atas kertas, Hendra/Ahsan memiliki peluang besar meraih gelar juara dunia untuk ketiga kalinya.
Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, Hendra/Ahsan Berpeluang Kunci Gelar Juara di Swiss
Ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berpeluang raih gelar Kejuaraan Dunia 2019. (Dok. Humas PBSI)

Basel, Nusantaratv.com - Ganda putra senior Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan berpeluang mengunci gelar juara pada Kejuaraan Dunia 2019, di St Jakobshalle Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019). 

Hendra/Ahsan melenggang ke final usai menaklukan kompatriotnya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di semifinal, Sabtu (24/8/2019). Hendra/Ahsan menang rubber game, dengan skor 21-16, 15-21, dan 21-10, dalam tempo 47 menit.

Di partai pamungkas, Minggu (25/8/2019), duet Hendra/Ahsan akan meladeni perlawanan pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Di atas kertas, Hendra/Ahsan memiliki peluang besar meraih gelar juara dunia untuk ketiga kalinya itu.

Hendra/Ahsan sebelumnya sukses meraih gelar juara dunia di Wuhan, China pada 2013, dan di Jakarta pada 2015. 

Berdasarkan catatan, ganda Merah Putih peraih gelar All England 2019 itu memiliki ranking lebih baik dari ganda asal Negeri Sakura tersebut. Saat ini, Hendra/Ahsan berada di ranking 2 dunia, sedangkan Takuro/Yugo menempati ranking 13 dunia.

Di laga final nanti, merupakan pertemuan kedua bagi kedua pasangan. Untuk sementara Hendra/Ahsan unggul 1-0. Kendati demikian Hendra/Ahsan patut waspada. Sebab, pertemuan terakhir mereka di ajang Indonesia Open 2019, Juni lalu, Hendra/Ahsan dipaksa bermain rubber game oleh Takuro/Yugo, dengan skor 17-21, 21-19, dan 21-17. 

"Yang pasti buat final Kejuaraan Dunia ini yang disiapkan itu mentalnya. Yang penting berani dan fokus dari awal. Hasilnya kami serahkan Kepada Yang Di Atas," ujar Hendra, dikutip situs resmi PBSI, Minggu (25/8/2019).

Disisi lain, Ahsan mengungkapkan persiapan menghadapi final adalah dengan istirahat yang cukup. "Persiapannya banyak-banyakin doa saja dan istirahat yang cukup," sebut Ahsan.