Sandiaga Tak Sreg Jika Semua Parpol Gabung Koalisi

Menurut Sandi perlu ada penyeimbang pemerintah
Sandiaga Tak Sreg Jika Semua Parpol Gabung Koalisi
Sandiaga saat bertemu Jokowi. (Liputan6.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Politikus Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno mengaku kurang sreg jika seluruh  partai politik (parpol) bergabung ke koalisi pemerintah.

Sandi, sapaan akrabnya, sesungguhnya mau ada parpol besar, Gerindra contohnya, yang berada di luar pemerintahan untuk melakukan check and balances terhadap pemerintah, sehingga sistem demokrasi berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga: Susunan Kabinet Jokowi, Erick Thohir: Saya Harap yang Berkeringat Kemarin

"Kita kasih masukan yang konstruktif dan bersahabat sehingga lima tahun ke depan ini masyarakat bisa fokus, enggak gaduh politiknya, enggak pecah belah. Pemerintah itu butuh masukan kok," kata Sandi di kediamannya, Jalan Pulombangkeng, Kebayoran Baru, Kamis (17/10/2019).

Kritik juga masukan ke pemerintah, menurutnya tak hanya bisa disampaikan parpol pendukung.

Terlebih, sekarang ini perkembangan media sosial (medsos) sangat pesat dan sudah menjadi salah satu wadah kritik dan masukan untuk pemerintah.

Pernyataan ini terkait fenomena buzzer politik yang kritik dan masukan mereka sering kali mendistorsi aspirasi masyarakat.

Karenanya Sandi merasa kritik, masukan, dan kontrol harus datang dari pihak yang benar, yaitu salah satu kekuatan politik di Indonesia, yakni parpol.

"Kan enggak bisa (pemerintah) dikelilingi dengan masukan 'asal bapak senang' atau didengungkan oleh para buzzer yang mendistorsi masukan dari rakyat, itu sangat berbahaya bagi demokrasi," tuturnya.

Menurut Sandi, masyarakat menginginkan adanya kekuatan politik besar di luar pemerintah demi mengontrol jalannya kekuasaan. Ia yakin keinginan masyarakat itu sudah terlepas dari pengaruh rivalitas pemilu yang sudah rampung.

Ia percaya masyarakat sudah bersatu pasca-pemilu, dan ingin pemerintahan ke depan berjalan kuat dengan adanya kelompok yang melakukan kontrol ketat dan berasal bukan dari bagian pendukung pemerintah.

"Saya merasakan itu sendiri ya. Saya punya data masyarakat secara elektoral lebih menghargai jika ada check and balancedaripada unity government," kata Sandi.

"Sebenarnya kita ini sudah bersatu kok. Kemarin itu jelas kepentingan Gerindra itu kepentingan nasional," imbuhnya.

Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0