Rambut Kemaluan Lebat? Ini Efeknya Pada Hubungan Seks Anda

para blogger dan selebriti mengajak wanita untuk tidak lagi mencukur rambut di area tersebut.
Rambut Kemaluan Lebat? Ini Efeknya Pada Hubungan Seks Anda
Ilustrasi (foto: istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com -Banyak wanita memilih untuk tidak mencukur rambut kemaluan mereka dan mempertahankan tampilan alaminya. Bahkan para blogger dan selebriti mengajak wanita untuk tidak lagi mencukur rambut di area tersebut.

Jadi sebenarnya mana yang lebih baik dan apakah akan membuat perbedaan jika rambut di area itu dicukur atau tetap lebat? Beberapa pakar percaya bahwa mempertahankan rambut kemaluan tetap panjang sebenarnya bisa meningkatkan kehidupan seksual.

Dr. Alyssa Dweck mengungkapkan tentang manfaat membiarkan rambut kemaluan tetap panjang. Dilansir dari Daily Star, dengan mempertahankan rambut kemaluan tetap panjang akan membuat vagina terlihat penuh dan ini membuat wanita semakin menarik di mata pria.

Meski ini tidak tampak indah dengan membiarkannya panjang, rambut di bagian bawah tersebut rupanya menjebak feromon seks di dalamnya. Ahli kesehatan menjelaskan bahwa hal ini merupakan reaksi kimia 'bisa membantu Anda menarik pria.'

Bukan hanya itu saja keuntungan yang didapat dengan mempertahankan rambut kemaluan tetap panjang, rupanya juga membantu kehidupan seksual lebih menyenangkan. Dr. Streicher percaya bahwa memiliki rambut kemaluan bisa membantu pria mengatur ereksi.

"Sebelum pemanasan di pusat, rambut kemaluan menjaga organ kemaluan tetap hangat, jika meletakkannya pada kondisi dingin akan membuat ereksinya menghilang," ujarnya.

Dan ternyata minyak yang terjebak di dalam rambut akan membuat area tersebut terasa terlumasi sehingga membuat sesi penetrasi menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Manfaat lainnya, bisa menghindari risiko iritasi pada pasangan karena rambut kemaluan yang mulai tumbuh usai dicukur.