Anaknya Diancam Diceraikan, Mertua Bunuh Menantu

Cik Amat awalnya hanya ingin menenangkan anak dan menantunya yang terlibat cekcok
Anaknya Diancam Diceraikan, Mertua Bunuh Menantu
Ilustrasi ayah mertua dan menantu

Jakarta, Nusantaratv.com - Mertua di Dusun IV Desa Air Putih Ilir, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Muara Baru (Muba), membunuh menantunya sendiri. Penyebabnya, pelaku Cik Amat (54), diancam oleh menantunya, Arifin Siregar (35).

Arifin mengancam akan menceraikan anak Amat. Korban juga menggertak akan membakar mobil pemberian pelaku. 

Mulanya, Amat hendak salat jumat pada Jumat (13/9/2019) sekitar jam 11.00 WIB. Namun baru beberapa langkah ia keluar dari rumahnya, Amat kaget dengan suara keras dari dalam rumah anak dan menantunya. 

Ia mendapati keduanya bertengkar. Amat lalu berusaha menenangkan pasangan suami-istri tersebut. "Ya...sudah. Ini orang mau salat Jumat kalian masih bertengkar," kata Amat, Minggu (15/9/2019). 

Namun, bukannya respon positif yang Amat dapat. Ia justru diancam menantunya. 

"Saya akan ceraikan anakmu. Mobil pemberianmu itu akan saya bakar," kata Amat menirukan ucapkan Arifin. 

Merasa tersinggung, Amat lalu mengambil sebuah pisau dapur. Ia lalu memburu menantunya. Pisau sepanjang 20 cm bergagang kayu kuning itu akhirnya menghujam di dada Arifin.

Awalnya Arifin sempat menangkis serangan Amat dengan berbalik badan. Tapi akhirnya korban terkapar saat pisau menancap di dadanya. Melihat menantunya bersimbah darah, Amat melarikan diri.

Kapolsek Plakat Tinggi Iptu Teguh Hidayat, beserta jajaran yang mendapat informasi peristiwa itu, langsung mendatangi lokasi kejadian dan membawa korban ke Puskesmas C3 Cinta Karya, Plakat Tinggi. Tapi korban telah menghembuskan nafas terakhir.

"Pelaku akhirnya berhasil kita bekuk sekitar lima jam dari peristiwa," ujar Kapolres Muba AKBP Yuddhi Surya Markus Pinem. 

Selain pelaku, sebagai barang bukti diamankan sebilah pisau. Amat dijerat Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.