Catat, Ini Tanda-Tanda Tubuh Mengalami Dehidrasi

Catat, Ini Tanda-Tanda Tubuh Mengalami Dehidrasi
Ilustrasi dehidrasi (foto: dokter sehat)

Jakarta, Nusantaratv.com -Biasanya dehidrasi ditandai dengan gejala umum seperti rasa haus berlebih, perubahan pada warna urin, dan kulit kering. Akan tetapi, ada gejala lain yang bisa dikatakan tidak biasa namun itu menandakan tubuh mengalami dehidrasi. Apa sajakah itu? Simak ulasannya berikut ini seperti Nusantaratv rangkum dari Mirror, Senin (12/8/2019):

1. Sembelit

Sistem pencernaan membutuhkan banyak air agar dapat bekerja dengan baik. Sebab air memperlancar kinerja dengan cara memungkinkan makanan mengalir lebih mudah melalui saluran pencernaan dan menjaga usus tetap sehat. Apabila terjadi sembelit, maka bisa menunjukkan jika tubuh tidak menerima cukup cairan untuk membuat segalanya di sistem pencernaan bergerak.

2. Tekanan darah rendah

Darah terdiri dari beberapa bagian, salah satunya plasma. Dalam plasma terdapat air, protein, dan garam. Oleh karenanya, tubuh memerlukan air yang cukup untuk mencegah darah menjadi terlalu terkonsentrasi. Apabila hal itu terjadi, aliran darah ke organ vital melambat dan menyebabkan tekanan darah rendah.

3. Kram otot

Gejala lain yang tidak menyenangkan karena dehidrasi adalah kram otot. Kondisi ini disebabkan karena darah menjadi lebih terkonsentrasi dan pada gilirannya menyebabkan volume darah turun. Saat itu terjadi, tubuh harus memprioritaskan dan fokus pada pengiriman darah ke jantung di atas semua bagian lainnya. Akibatnya otot menerima aliran yang tidak memadai dan menyebabkan kram.

4. Sakit kepala

Dehidrasi adalah salah satu penyebab utama terjadinya migrain. Hal ini bisa terjadi karena ketika otak tidak mendapatkan cukup cairan untuk berfungsi dengan baik, serangkaian gejala seperti sakit kepala dan migrain akan terasa secara berkala.

5. Merasa sangat lelah

Dehidrasi bisa membuat seseorang kehilangan energi di siang hari. Tekanan darah yang menurun ketika asupan air dalam tubuh tidak cukup dapat menyebabkan aliran darah ke otak melambat dan detak jantung menjadi cepat. Ketika dikombinasikan, itu semua menyebabkan perasaan lelah.

6. Frekuensi buang air kecil berkurang

Lantaran jumlah air yang masuk ke tubuh tidak mencukupi, otomatis frekuensi buang air kecil juga berkurang. Air adalah kunci utama untuk membantu ginjal membuang limbah dari darah dengan cara mengubahnya menjadi urin. Jika volume air kurang, maka limbah tidak akan dibuang sehingga masih tetap ada di tubuh.