LGES bergabung dengan Ford dan Koc untuk Pabrik Baterai EV di Turki

Nusantaratv.com - 22 Februari 2023

Ilustrasi. Pengisian daya mobil listrik. (Pixabay.com)
Ilustrasi. Pengisian daya mobil listrik. (Pixabay.com)

Penulis: Alber Laia

Nusantaratv.com - Produsen baterai Korea Selatan LG Energy Solution Ltd. (LGES) mengatakan pihaknya telah menandatangani perjanjian tidak mengikat dengan Ford Motor Co. dan Koc Holding A.S untuk mendorong usaha patungan membangun pabrik baterai kendaraan listrik (EV) di Turki.

Pengumuman itu datang dua minggu setelah Koc Holding yang merupakan konglomerat Turki mengatakan dalam pengajuan kemitraan dengan pembuat mobil AS dan pembuat baterai Korea Selatan SK On Co telah berakhir.

Sumber industri berspekulasi bahwa SK On yang merugi memutuskan untuk keluar dari usaha karena kenaikan biaya, dan bahwa LGES kemungkinan akan menjadi mitra baru mereka. LGES mengonfirmasi bahwa pembicaraan dengan Ford dan Koc dimulai lebih awal dan sedang berlangsung.

Nota kesepahaman tersebut mengikat ketiga perusahaan untuk mendorong pembangunan fasilitas manufaktur baterai kendaraan listrik di Baskent, sebuah kota dekat ibu kota Turki, Ankara, kata LGES dalam rilisnya.

Pabrik yang akan mulai beroperasi secara komersial pada 2026 ini awalnya akan memiliki kapasitas produksi 25 gigawatt jam (GWh) sebelum output tahunannya diperluas menjadi 45 GWh.

Keluaran dari pabrik tersebut akan dipasok ke Ford untuk kendaraan komersialnya, sebagian besar versi listrik dari Transit van. Ford dan Koc memiliki usaha patungan di Turki yang memproduksi 450.000 mobil komersial setiap tahunnya dan sebagian besar dijual di Eropa.

"Kami berharap dapat semakin memperkuat kepemimpinan pasar kami di Eropa. Ford juga akan dapat memperluas kemitraannya dengan LG Energy Solution dan meningkatkan stabilitas pasokan baterainya, elemen penting dalam proses elektrifikasi," kata pejabat LGES seperti dilaporkan Yonhap pada Rabu.

LGES, pembuat baterai terbesar kedua di dunia, memiliki kapasitas produksi global sebesar 200 GWh per tahun, dengan lokasi produksi globalnya beroperasi di enam negara. Pada akhir tahun 2022, pesanannya mencapai 385 triliun won.

Koc Holding, konglomerat pembiayaan mobil, telah menjadi mitra lama Ford sejak 1959. Output kendaraannya menyumbang 45 persen dari produksi kendaraan domestik di Turki dan 41 persen dari ekspor kendaraan.(Ant)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close