Rogoh Kocek Rp17 Triliun, Indonesia Bakal Punya Fasilitas Uji Tabrak Mobil

Budi Setiyadi mengatakan dalam membangun fasilitas uji tabrak yang direncanakan pada 2020, pihaknya akan mengajak swasta dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara).
Rogoh Kocek Rp17 Triliun, Indonesia Bakal Punya Fasilitas Uji Tabrak Mobil
Uji tabrak mobil KIA Rio. (Cars)

Makassar, Nusantaratv.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal membangun proving ground yang memiliki fasilitas uji tabrak (crash test) bagi mobil.

"Kami ajak APM dan Gaikindo, tahun 2020 akan mulai pembangunan proving ground di balai pengujian Bekasi. Ini penting agar mobil yang diproduksi di Indonesia aman," ujar Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikutip Detik, Rabu (11/9/2019).

Dikatakan Budi, dalam membangun proving ground yang direncanakan pada 2020, pihaknya akan mengajak swasta dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Baca Juga: Studi Terbaru, Teknologi Pengereman Otomatis Belakang Kurangi Tabrakan 81 Persen 

"Sebetulnya kelengkapan uji tipe kan pakai alat kita, tapi pas uji jalan kita nggak punya, Indonesia termasuk yang pertama, Thailand mungkin punya, kemudian kita," lanjutnya.

"Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami menjamin mobil yang dioperasionalkan selain uji tipe uji lapangan tadi, jadi ada jalanan licin, bergelombang, ada crash test juga," tambah Budi.

Baca Juga: Mobil Hyundai Raih Predikat Teraman dari NHTSA, Model Apa Saja?

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan, anggaran untuk membangun Proving Ground menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). 

"Jadi swasta yang bangun, anggaran dari swasta, setelah berapa tahun baru dikembalikan karena dananya cukup besar Rp 1,7 triliun," tukas Budi.