Waspada Peredaran Oli Palsu di Sumatera Selatan

Nusantaratv.com - 05/10/2022 12:31

Ratusan Oli Diduga Palsu Beredar, Pemerintah dan Masyarakat Bayung Lincir Lakukan Sweeping
Ratusan Oli Diduga Palsu Beredar, Pemerintah dan Masyarakat Bayung Lincir Lakukan Sweeping

Penulis: Nofi Ardiyanto | Editor: Supriyanto

Nusantaratv.com - Adanya indikasi peredaran oli palsu di wilayah provinsi Sumatera Selatan, kepada masyarakat yang menjadi konsumen oli diminta waspada agar tidak menjadi korban penggunaan oli palsu untuk kendaraannya.

Berbekal dugaan tersebut, masyarakat Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, bersama pemerintah dan pihak terkait turun langsung mengecek dan mendatangi langsung salah satu agen grosir Oli di wilayah Bayung Lincir yang diduga kuat memasok ratusan Oli Palsu dalam kemasan dus.

Dalam aksi sweeping tersebut, Lurah Bayung Lincir, Siwaruddin mengatakan bahwa aksi sweeping tersebut karena adanya laporan warga terkait dugaan beredarnya Oli Palsu yang meresahkan warganya.

"Kami banyak sudah mendapatkan laporan bahwa akibat ulah pedagang nakal ini, banyak warga yang kendaraannya jadi korban, bahkan saya sendiripun merasa dirugikan pasalnya setelah saya melakukan service motor termasuk ganti oli di Bengkel kendaraan saya ngadat dan rusak," ungkapnya.

Saat ditanya perbedaan antara palsu dan asli, dikatakan Lurah Bayung Lincir ini, bahwa dari Kemasan saja sudah bisa dibedakan. 

"Contoh seperti oli Shell Helix, dari botolnya saja kalo asli itu warna kuning terang dan kalo palsu itu agak kuning pucat, dan scan barcode nya juga kalo asli bisa dibaca dan palsu itu tidak terbaca, serta dari bau nya seperti bau minyak mutung atau seperti oplosan kalo yang palsu," terangnya Lurah saat diwawancarai, Selasa (4/10/2022).

Selain Sandria Motor, Sejumlah bengkel besar juga dilakukan sweeping oleh aparat pemerintah dan Masyarakat melihat langsung sejumlah Oli.

Senada dengan hal itu, Kepala UPTD Disperindag Bayung Lincir, Toharuddin mengatakan bahwa terkait Dugaan peredaran Oli Palsu ini jelas melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Hal ini sangat disayangkan, dan jelas merugikan konsumen, kalau mengacu UU nomor 8 tahun 1999 Perlindungan Konsumen dan juga UU nomor 20 tahun 2016 tentang Merk dan indikasi geografis," jelasnya.

Sedangkan, Ketua RT 12 Kelurahan Bayung Lincir, Muhadi saat dimintai keterangan membenarkan bahwa memang ada keluhan warga setempat terkait Dugaan Oli Palsu yang berada di wilayahnya tersebut.

Sementara, Leonard salah satu pegawai Sandria Motor saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengetahui detail soal produk yang dijual mereka Palsu.

"Kami gak ngerti mas, karena kebetulan Bos (Pak Sandi) owner sedang ke Jakarta, jadi kami belum bisa komentar apa-apa," tutupnya singkat.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in