Tidak Memenuhi Syarat, 213 Orang Casis Tamtama Polda NTT Dinyatakan Gugur Seleksi Kesehatan Tahap I

Nusantaratv.com - 01/10/2022 17:57

213 orang Casis Tamtama Polda NTT dinyatakan gugur seleksi kesehatan tahap I. Foto (Istimewa)
213 orang Casis Tamtama Polda NTT dinyatakan gugur seleksi kesehatan tahap I. Foto (Istimewa)

Penulis: Gabrin

Nusantaratv.com - Ratusan peserta penerimaan Tamtama gelombang I TA 2023 Panda Polda NTT mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan tahap I di gedung Hemodialisa Bid Dokkes Polda NTT.

Pemeriksaan kesehatan ini berlangsung selama 4 hari mulai Selasa (27/9/2022) hingga Jumat (30/9/2022).

Setiap hari ada 200 lebih peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan fisik oleh tim medis Biddokkes Polda NTT.

Dari hasil pemeriksaan ini, 213 orang peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan dan gugur.

Hingga saat ini tersisa 596 orang peserta seleksi Tamtama Brimob dan Polair.

Pada Selasa (27/9/2022) ada 206 peserta tes kesehatan. Dari jumlah ini, 140 orang memenuhi syarat dan 56 orang tidak memenuhi syarat.

Di hari kedua, Rabu (28/9/2022) sebanyak 201 peserta tes kesehatan I. Hasilnya, sebanyak 62 orang tidak memenuhi syarat dan 139 orang lain nya dinyatakan memenuhi syarat kesehatan.

Sementara pada hari ketiga, Kamis (29/9/2022), pemeriksaan kesehatan tahap I diikuti 200 orang. Ada 148 orang memenuhi syarat dan 52 orang tidak memenuhi syarat.

Sedangkan pada hari terakhir pelaksanaan tes kesehatan tahap I, Jumat (30/9/2022) diikuti 198 orang peserta. 155 orang dinyatakan memenuhi syarat dan 43 orang tidak memenuhi syarat.

Panitia penerimaan juga menerapkan aturan yang ketat soal Prokes. Peserta yang belum melakukan vaksin ketiga langsung dipulangkan dan dibuatkan berita acara.

"Sesuai ketentuan bahwa seluruh peserta harus membawa kartu vaksin dan harus sudah melakukan booster (vaksin ketiga)," ujar Kabag Dalpers Biro SDM Polda NTT, AKBP Sajimin,  Sabtu (1/10/2022) di Polda NTT. (*)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in

Berita Terkait
RUU KUHP-1670515567
Gubernur Arinal Djunaidi-1670505830