Nusantaratv.com - Rudal Rusia menghantam Stasiun Kereta Api Chaplyne di Oblast Dnipropetrovsk, Ukraina. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyebut jumlah korban tewas akibat serangan ini sebanyak 22 orang
"Chaplyne adalah penderitaan kami hari ini. Sampai saat ini, ada 22 tewas, lima di antaranya terbakar di dalam mobil, seorang remaja meninggal, dia berusia 11 tahun, sebuah roket Rusia menghancurkan rumahnya," ujar Zelensky, Kamis (25/8/2022).
Serangan terjadi pada Rabu (24/8/2022). Zelensky menegaskan pemerintah Ukraina akan terus melakukan pencarian dan evakuasi korban dalam insiden itu.
"Operasi pencarian dan penyelamatan di stasiun kereta api terus berlanjut," kata Zelensky, mengutip CNN.
"Kami pasti akan membuat penjajah menjawab semua yang telah mereka lakukan. Dan kami pasti akan mengusir penjajah dari tanah kami," sambungnya.
Serangan roket Rusia terjadi di stasiun kereta Chaplyne. Setidaknya 50 orang terluka dalam insiden itu.