Sadis, KKB Serbu Sejumlah Desa, Bantai 200 Warga

Nusantaratv.com - 09/01/2022 09:30

Ilustrasi. (Anadolu Agency)
Ilustrasi. (Anadolu Agency)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerbu sejumlah desa di negara bagian Zamfara, Nigeria, sepanjang pekan ini.

Serangan kelompok bandit bersenjata itu merupakan aksi balasan terhadap serangan udara militer Nigeria di lokasi persembunyian mereka beberapa hari lalu, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (9/1/2022).

Warga kembali memperoleh akses ke desa-desa mereka pada Sabtu (8/1/2022), setelah militer berhasil merebut daerah tersebut untuk menghelat pemakaman massal. Pemerintah Negara Bagian Zamfara menyatakan, 58 orang tewas dalam serangan itu.

Ummaru Makeri, salah seorang warga yang kehilangan istri dan tiga anaknya dalam serangan mematikan kelompok bandit bersenjata itu, menyebutkan sekitar 154 orang telah dikuburkan hingga kini. Menurutnya, total korban tewas setidaknya mencapai 200 orang.

Reuters pada Jumat (7/1/2022) melaporkan setidaknya 30 orang telah tewas di daerah Anka di Zamfara. Ketika itu, lebih dari 300 kelompok bandit bersenjata dengan sepeda motor menyerbu delapan desa dan mulai menembak secara sporadis pada Selasa (4/1/2022).

Militer Nigeria mengatakan mereka telah melancarkan serangan udara pada Senin (3/1/2022) dini hari, menyusul laporan intelijen. Serangan udara itu menyasar hutan Gusami dan Desa Tsamre Barat di Zamfara, menewaskan lebih dari 100 anggota kelompok bandit bersenjata, termasuk dua pemimpin mereka.

Seorang warga yang menolak disebutkan namanya mengatakan, serangan di desa-desa itu dapat dikaitkan dengan serangan militer.

Presiden Muhammadu Buhari mengatakan militer telah memperoleh lebih banyak peralatan untuk melacak dan membasmi kelompok bandit bersenjata. "Serangan terbaru terhadap orang-orang tak berdosa adalah tindakan putus asa para bandit dengan melakukan pembunuh massal. Sekarang, mereka berada di bawah tekanan tanpa henti dari pasukan militer kami," kata Buhari dalam pernyataannya, Sabtu (8/1/2022).

Diketahui, Negara Bagian Zamfara merupakan salah satu negara bagian yang paling parah dilanda penculikan oleh kelompok bandit bersenjata dan telah berada di bawah blokade telekomunikasi sejak awal September.

Pihak berwenang mengatakan blokade komunikasi dimaksudkan untuk mengganggu koordinasi di antara para anggota kelompok bandit bersenjata dan membantu angkatan bersenjata membasmi mereka. 

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in