Proyek di Depok Metro Stater Disebut Tak Jalan, Pengembang Disomasi

Nusantaratv.com - 06/10/2022 07:08

Johnny Situwanda. (Net)
Johnny Situwanda. (Net)

Penulis: Yusuf

Nusantaratv.com - Proyek Depok Metro Stater kembali disorot. Penyebabnya masih tak kunjung selesai dibangunnya lokasi itu, kendati telah dibebaskan lahannya sejak beberapa tahun lalu, dan telah dipasarkan properti yang dijanjikan dibangun. 

PT Andyka Investa, pengembang sekaligus pihak yang menawarkan properti rumah toko (ruko) di Depok Metro Stater, disomasi oleh salah seorang pembeli ruko bernama Djoko Husi. Somasi ini yang kedua dilayangkan Djoko melalui kuasa hukumnya, Johnny Situwanda. 

"Kami sudah melayangkan somasi/teguran kepada direktur PT Andyka Investa dan pihak penanggung jawab project Metro Stater. Kami mengharapkan permasalahan yang timbul ini dapat diselesaikan dengan baik dan dana pembelian ruko yang sudah dibayarkan klien kami kepada  PT Andyka Investa mencapai miliaran rupiah dapat segera dikembalikan kepada klien kami," ujar Johnny, Kamis (6/10/2022). 

Djoko sendiri membeli dua unit ruko total sekitar Rp8 miliar. Dari harga tersebut, Djoko baru membayar sekitar Rp1,8 miliar. 

"Saat ini kami sedang menunggu itikad baik dari PT Andyka Investa," kata Johnny. 

Pihaknya, menurut Johnny meminta PT Andyka Investa segera mengembalikan uang kliennya. Jika tidak, pihaknya bakal menempuh berbagai jalur hukum, termasuk mempailitkan perusahaan tersebut. 

"Kami mengimbau PT Andyka Investa/Metro Stater segera menyelesaikan permasalahan dengan klien kami sebelum klien kami menempuh jalur hukum baik secara pidana maupun perdata hingga gugatan kepailitan," kata Johnny. 

Diketahui, proyek Depok Metro Stater berdiri di lahan seluas 2,6 hektar milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Proyek dibangun dengan perjanjian bangun guna serah (BGS) dalam 30 tahun. Pemkot Depok sendiri melakukan MoU hanya untuk terminal terpadu ini dan setelah rampung pengelolaan dilaksanakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok.

Adapun Depok Metro Stater digarap PT Andyka Investa, anak perusahaan Trivo Group. Selain terminal, di lokasi itu rencananya dibangun hunian dan kawasan komersial.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in