Polres Bireuen Musnahkan Ladang Ganja Seluas Enam Hektare

Nusantaratv.com - 08/09/2022 22:06

Polres Bireuen musnahkan ladang ganja seluas enam hektare/net
Polres Bireuen musnahkan ladang ganja seluas enam hektare/net

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Ribuan batang tanaman ganja yang ditanam pada lahan seluas enam hektare berhasil dimusnahkan oleh Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, Polda Aceh.

Kepala Polres (Kapolres) Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja mengatakan, ladang ganja tersebut berada di pedalaman Kabupaten Bireuen, masuk wilayah administrasi Desa Peunceuk, Kecamatan Peulimbang.

"Pemusnahan ribuan batang tanaman ganja dilakukan Selasa (6/9). Pemusnahan dilakukan dengan jalan dicabut dan dibakar," kata AKBP Mike Hardy Wirapraja, kepada awak media. 

Dia mengatakan menuju ke ladang membutuhkan waktu lima jam berjalan kaki. Kondisi lintasan yang dilalui terjal dan berbukti.

"Walaupun akses jalan menuju ke ladang ganja harus melalui medan yang sulit, namun tidak menyurutkan semangat personel kepolisian memberantas tanaman terlarang tersebut," katanya lagi.

Ia mengatakan keberadaan ladang ganja tersebut berdasarkan informasi masyarakat. Berdasarkan informasi tersebut, jajaran Polres Bireuen menyelidikinya.

"Setelah mendalami informasi tersebut, ternyata ladang ganja yang dilaporkan tersebut benar adanya. Kemudian, Polres Bireuen membentuk tim memusnahkan tanaman narkotika tersebut," katanya lagi.

Kapolres Bireuen mengapresiasi masyarakat yang melaporkan adanya ladang ganja tersebut. Dirinya juga mengajak masyarakat berperan aktif terhadap pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, obat terlarang, serta zat adiktif lainnya.

"Kepolisian membutuhkan peran aktif masyarakat. Dan itu semata-mata menyelamatkan generasi bangsa dari penyalahgunaan narkotika yang kini semakin mengancam bangsa dan negara," tutup Mike Hardy Wirapraja.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in