PM Palestina: Keputusan Israel Runtuhkan Sekolah Adalah 'Perang' Terhadap Identitas

Nusantaratv.com - 13/08/2022 10:40

Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh memberi isyarat selama wawancara dengan Reuters di kantornya di Ramallah, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 27 Juni 2019. (Raneen Sawafta/Reuters)
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh memberi isyarat selama wawancara dengan Reuters di kantornya di Ramallah, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 27 Juni 2019. (Raneen Sawafta/Reuters)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Keputusan baru-baru ini oleh otoritas Israel untuk menghancurkan sebuah sekolah di kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki, sama dengan 'perang terhadap identitas Palestina'.

Hal itu dikatakan Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Shtayyeh, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (13/8/2022). "Kami menolak keputusan pendudukan (Israel) untuk menghancurkan sekolah Ein Samia, yang merupakan bentuk perang terhadap identitas Palestina," kata Shtayyeh pada upacara untuk siswa sekolah menengah di Ramallah.

Keputusan itu, tambah dia, upaya panik untuk memusnahkan pendidikan keluarga, dan pelanggaran mencolok terhadap hak siswa Palestina atas pendidikan.

Pada Rabu (10/8/2022), Pengadilan Distrik Israel di Yerusalem mengeluarkan keputusan untuk segera menghancurkan sekolah Ein Samia, timur laut Ramallah, menurut Pusat Hak Sosial dan Ekonomi Yerusalem.

Pusat hak asasi manusia mengatakan sekolah itu melayani siswa komunitas Ein Samia al-Badawi, dengan total sekitar 300 orang. Itu terletak di Area C, yang digunakan untuk mengklasifikasikan bagian Tepi Barat yang berada di bawah kendali Israel.

Pada 28 Juli, Menteri Pendidikan Israel, Shasha-Biton, memutuskan untuk mencabut izin enam sekolah di Yerusalem Timur yang diduduki dengan lebih dari 2.000 siswa. "Dengan latar belakang hasutan terhadap Israel dalam buku pelajaran," demikian pernyataan kementerian ketika itu.
 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in