Perangi Ukraina, Rusia Pakai Senjata Laser Terbaru yang Mengerikan

Nusantaratv.com - 19/05/2022 08:58

Pasukan Rusia. (Net)
Pasukan Rusia. (Net)

Penulis: Mochammad Rizki

Nusantaratv.com - Pemerintah Rusia menggunakan senjata laser generasi baru guna mendukung invasi di Ukraina, mulai  Rabu (18/5/2022). 

Senjata generasi baru ini disebut-sebut lebih canggih dan dengan efek lebih mengerikan daripada senjata laser Peresvet milik Rusia.

"Jika Peresvet membutakan, maka senjata laser generasi baru berujung pada kehancuran fisik target tersebut, kehancuran thermal, mereka terbakar," kata wakil perdana menteri Rusia yang bertugas dalam pengembangan militer, Yury Borisov. 

Saat ditanya apakah senjata itu digunakan di Ukraina, Borisov menjawab, "Iya, prototipe pertama telah digunakan di sana."

Selain itu, mengutip Reuters, Borisov menuturkan nama senjata laser baru tersebut adalah "Zadira."

Borisov pun menerangkan bahwa senjata laser baru ini menggunakan pita elektromagnetik lebar yang dapat menggantikan senjata konvensional.

"Ini bukanlah semacam ide yang eksotis, ini adalah kenyataan," kata Borisov.

Senjata laser Zadira tersebut merupakan salah satu bagian program pembuatan senjata berdasarkan prinsip fisik, yang dikenal di Rusia sebagai ONFP. Pada 2018, Presiden Vladimir Putin sempat menyinggung senjata baru Rusia, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM), drone nuklir bawah air, senjata supersonik, dan senjata laser baru.

Putin sempat membahas soal senjata laser Peresvet, dinamai dari prajurit biarawan Ortodoks Alexander Peresvet. Ia hidup di abad pertengahan dan tewas dalam pertempuran.

Sementara, kemunculan klaim senjata laser baru Rusia menjadi ketertarikan tersendiri bagi China dan Amerika Serikat.

Penggunaan senjata laser untuk membutakan, bahkan menghancurkan satelit, merupakan fantasi dari film fiksi. Tapi, negara berkekuatan besar seperti AS, China, dan Rusia telah mengembangkan berbagai macam senjata seperti itu selama bertahun-tahun.

Di samping bisa menghancurkan drone, senjata laser baru tersebut diperkirakan bakal memiliki dampak strategis untuk menghalau satelit melacak rudal balistik. 

1

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in

Berita Terkait
Ilustrasi media digital-1657132367
Ilustrasi digital-1657131757
Ilustrasi media digital-1657131080
Ilustrasi dompet digital-1657128890