Pemimpin Chechen Sebut RI Dukung Invasi Rusia, MUI Bantah

Nusantaratv.com - 16 April 2022

Ramzan Kadyrov (tengah). (Net)
Ramzan Kadyrov (tengah). (Net)

Penulis: Yusuf

Nusantaratv.com - Wakil Sekretaris Komisi Pengkajian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Robi Nurhadi membantah RI selaku negara mayoritas Muslim mendukung serangan Rusia ke Ukraina.

Pemimpin Chechen Ramzan Kadyrov sebelumnya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh negara Muslim di dunia, termasuk Indonesia lantaran mendukung agresi Rusia.

"Ucapan terima kasih tersebut seakan menempatkan Indonesia, baik pemerintah maupun rakyatnya yang mayoritas Muslim, mendukung invasi Rusia. Padahal, faktanya tidak seperti itu," ujar Nurhadi, Sabtu (16/4/2022).

Umat Islam di Indonesia termasuk organisasi masyarakat, kata dia, tak mendukung agresi Rusia ke Ukraina lantaran bertentangan dengan ajaran Islam dan UUD 1945.

"Silakan lihat bagaimana sikap MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan ormas-ormas Islam yang besar lain, adakah mereka mendukung seperti yang disampaikan Kadyrov?" ucap Robi.

Menurut dia, umat Muslim menghormati nyawa manusia agar tetap dijaga bukan dibunuh. Sebab, dalam Islam membunuh satu orang sama dengan membunuh satu dunia.

"Hilangnya satu nyawa menghilangkan keturunan dari orang yang dibunuh," jelas Robi, mengutip CNNIndonesia.com. 

Ia lalu berharap agar perang yang berkecamuk di Ukraina segera berakhir. "Segeralah hentikan, hargai nyawa manusia," kata Robi.

Ukraina berada dalam gempuran Rusia sejak Presiden Vladimir Putin melancarkan invasi pada Februari lalu. Ledakan dan pertempuran pun terus terjadi.

Beberapa pekan kemudian, Kadyrov mengumumkan untuk mengerahkan pasukan mereka ke Ukraina guna membantu Rusia. Kadyrov merupakan salah satu sekutu dekat Putin. Dirinya bahkan mendeklarasikan diri sebagai prajurit setia orang nomor satu di Rusia itu.

Sebelumnya, Peneliti Studi Rusia dan Eropa Timur di Hubungan Internasional (HI) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Radityo Dharmaputra mengungkapkan sejumlah alasan banyak warga RI mendukung invasi Rusia.

Di antaranya, sentimen keagamaan, terutama terkait keberadaan Ramzan Kadyrov di kubu Putin, hingga stigma bahwa pihak yang berseberangan dengan Barat harus didukung. 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

(['model' => $post])