NTV Morning: Depok Mencekam! Kelompok OTK Serang dan Bakar Rumah Warga dengan Senjata Tajam

Nusantaratv.com - 26 Februari 2025

Sekelompok orang tidak dikenal melakukan penyerangan terhadap kelompok masyarakat lainnya di Kawasan KSU, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.
Sekelompok orang tidak dikenal melakukan penyerangan terhadap kelompok masyarakat lainnya di Kawasan KSU, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Sebuah insiden penyerangan oleh kelompok orang tidak dikenal (OTK) terjadi di kawasan KSU, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, pada Minggu (23/2/2025) sore hingga malam.

Kelompok tersebut menyerang dengan senjata tajam (sajam) dan menambah ketegangan dengan membakar bangunan semi permanen, perabotan seperti sofa, dan kasur springbed, yang membuat warga di sekitar lokasi merasa sangat terancam.

Rudi Samin, seorang warga Sukmajaya, mengungkapkan kelompok OTK tersebut sempat datang ke lokasi pada malam sebelumnya namun tidak melakukan aksi. 

Namun, pada Minggu malam, mereka melakukan penyerangan, merusak, dan membakar rumah serta barang-barang milik warga.

"Pada malam sekitar pukul 9, kelompok yang dipimpin oleh Tejo dan rekan-rekannya melakukan penyerangan, merusak, dan membakar rumah. Sampai malam ini, pembakaran belum berhenti, dan terjadi pengeroyokan. Namun tidak ada korban jiwa, hanya rumah yang dibakar, serta beberapa kendaraan motor dan mobil," ungkap Rudi, seperti diberitakan Nusantara TV dalam program NTV Morning, Rabu, 26 Februari 2025.

Sementara itu, Satreskrim Polres Metro Depok segera merespons dan berhasil menangkap 11 pelaku pembakaran tersebut. Polisi juga menyita 12 senjata tajam dan senjata rakitan yang digunakan dalam aksi penyerangan itu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku mengaku membakar bangunan milik warga untuk mencegah serangan balik dari kelompok warga lainnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Dermawan Kristianus Zendrato, menjelaskan keributan ini berawal dari kesalahpahaman antar dua kelompok.

"Berdasarkan keterangan saksi, masalah ini dimulai saat salah satu warga yang melewati portal yang dibangun di daerah Kampung Serab, mengalami perlakuan tidak menyenangkan, yang memicu keributan antara kedua kelompok tersebut,” ujar Zendrato.

Zendrato menambahkan insiden ini bermula saat sekelompok orang membuat portal jalan di lokasi kejadian, yang menyebabkan seorang warga terjatuh. Kejadian tersebut memicu pertikaian antar kelompok yang semakin memanas.

Selain itu, beberapa pelaku yang diamankan tidak tercatat sebagai warga Kota Depok. Perlu dicatat juga lokasi kejadian tidak memiliki pengurus RT/RW yang jelas.

"Para tersangka melakukan pembakaran tersebut untuk menghalau serangan dari warga yang marah," jelasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close