Menjelang Pilkada, Pendaftaran Panwascam di Perpanjang

Nusantaratv.com - 05/10/2022 13:14

Warga Musi Rawas saat melakukan pendafataran Panwascam di Bawaslu Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumsel.
Warga Musi Rawas saat melakukan pendafataran Panwascam di Bawaslu Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumsel.

Penulis: Nofi Ardiyanto

Nusantaratv.com - Usai waktu pendaftaran ditutup beberapa waktu lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali membuka pendaftaran calon panitia pengawas pemilu (Panwaslu) dikarenakan Masih kurangnya Keterwakilan perempuan, dalam pendaftaran sebelumnya.

Hampir di seluruh kecamatan atau tepatnya untuk 12 kecamatan dari total 14 kecamatan di kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, pendaftaran Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) harus dilakukan pemenuhan kuota keterwakilan perempuan.

Dimana perpanjangan pendaftaran tersebut dilakukan sejak Senin, (03/10/2022) hingga 8 Oktober 2022 mendatang, dengan tempat, sarat dan ketentuan yang sama seperti tahap pendaftaran sebelumnya. 

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mura, Oktureni Candra Kirana mengatakan, dari 14 Kecamatan di Kabupaten Musi Rawas, 12 Kecamatan diantaranya dilakukan penpanjangan untuk pendaftaran calon Panwascam. 

"Yang tidak diperpanjang itu Kecamatan Tugumulyo dan Kecamatan Jayaloka," kata Oktureni saat diwawancarai, Selasa (4/10/2022).

Sedangkan yang diperpanjang yakni, Kecamatan Muara Lakitan, Purwodadi, Muara Kelingi, BTS Ulu, Muara Beliti, Tiang Pumpung Kepungut (TPK), STL Ulu Terawas, Sumber Harta, Selangit, Tuah Negeri, Megang Sakti dan Sukakarya. 

"Diperpanjangnya pendaftaran rekrutmen Panwascam tersebut, karena 12 Kecamatan itu belum memenuhi kuota keterwakilan perempuannya," jelasnya.

Sebab lanjut dia, sesuai aturan yang sudah ada, bahwa setiap Kecamatan harus memenuhi keterwakilan perempuan 30 persen dari jumlah pendaftar di masing-masing kecamatan.

"Jika di kecamatan itu ada 30 pendaftar dan 30 persennya itu harus keterwakilan perempuan," ucapnya.

Dikatakan Oktureni, sebenarnya untuk jumlah keseluruhan pendaftar Panwascam di Kabupaten Mura hingga 27 September lalu, sudah sebanyak 297 pendaftar dengan rincian 242 itu pendaftar laki-laki dan 55 pendaftar perempuan.

"Kalau untuk antisipasi masyarakat itu sudah sangat tinggi di Kabupaten Mura. Namun, karena ada aturan keterwakilan perempuan 30 persen, jadi 12 Kecamatan belum memenuhinya," ungkapnya.

Untuk itu disampaikan kepada putra-putri terbaik Kabupaten Mura, untuk ikut serta berpartisipasi dalam pengawasan dengan mendaftarkan diri sebagai anggota calon anggota Panwascam ke Bawaslu Kabupaten Mura.

"Sebenarnya kami menekankan untuk calon anggota perempuan untuk berpartisipasi, tapi untuk pendaftar laki-laki tetap kami terima. Saya yakin, jumlah perempuan di Kabupaten Mura ini banyak, tapi yang merasa tergugah untuk ikut berpartisipasi tidak banyak," ungkapnya.

Hingga pagi ini, di hari pertama belum ada yang melakukan pendaftaran. Padahal, pihaknya sudah melakukan sosialisasi baik ke Kecamatan maupun di media sosial Bawaslu Kabupaten Musi Rawas.

Lebih lanjut Oktureni menjelaskan, jika memang nantinya hingga batas akhir waktu perpanjangan belum juga memenuhi kuota keterwakilan perempuan, maka akan tetap mengikuti tahapan yang ada. 

"Sesuai dengan draft yang disampaikan oleh Bawaslu RI dan sesuai tahapan, jika perpanjangan ini sudah selesai, maka kita akan lanjut ke tahap berikutnya. Ini tidak mengganggu mekanisme atau tahapan yang sudah ditetapkan oleh Bawaslu RI," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in