Kuburan Massal Tempat Pengorbanan Manusia Tanpa Kepala di Slovakia ini Berusia 7.000 Tahun!

Nusantaratv.com - 04/10/2022 15:40

Ilustrasi kuburan / verywell health
Ilustrasi kuburan / verywell health

Penulis: Harry Prasetyo

Nusantaratv.com - Para arkeolog menyelidiki pemukiman Neolitik awal di Slovakia yang menjadi tempat sekitar 35 oran yang banyak dari mereka remaja dipenggal kepalanya dan kemudian dibuang hampir 7.000 tahun yang lalu.

Lokasi penemuan mengerikan ini dan posisi kerangka menunjukkan bahwa para korban sengaja dibuang di sana, mungkin sebagai pengorbanan manusia yang dimaksudkan untuk memperkuat tembok pertahanan yang dibangun di atas parit, menurut para peneliti.

"Saya pikir itu ada hubungannya dengan ide magis tentang bagaimana mendefinisikan dan memperkuat pemukiman," kata salah satu pemimpin proyek Martin Furholt, seorang profesor protohistoris dan arkeologi sosial di Universitas Kiel di Jerman.

"Kami memiliki parit di sekitar situs di mana orang tinggal, dan kemudian Anda memasukkan orang ke dalam parit, apakah mereka dibunuh dengan sengaja, atau mati karena sebab alami-karena mungkin ada gagasan tentang kekuatan magis atau simbolis yang mati ini," katanya.

Furholt dan rekan-rekannya di Universitas Kiel telah bekerja sejak 2012 di lokasi di Vráble di Slovakia, dekat perbatasan negara itu dengan Austria dan Hongaria, bersama para ilmuwan dari Institut Arkeologi Akademi Slovakia Ilmu Pengetahuan (SAV).

Situs ini merupakan pemukiman kuno yang dikaitkan dengan budaya LBK Neolitik awal, dinamai menurut istilah Jerman "Linearbandkeramik," yang berarti "keramik pita linier" dan mengacu pada jenis tembikar yang mereka buat.

Furholt mengatakan nenek moyang orang-orang di Vráble tampaknya telah menyeberang ke tempat yang sekarang disebut Yunani dari Anatolia (sekarang Turki) sekitar 1.500 tahun sebelumnya. Budaya LBK menyebar dari sana ke banyak bagian Eropa, dan mereka mungkin nenek moyang pemukim Neolitik pertama di Eropa Barat yang membangun struktur megalitik seperti Stonehenge di Inggris dan Carnac di Prancis.

Pemukiman kuno di Vráble adalah situs utama arkeologi budaya LBK Neolitik awal di Eropa tengah dan selatan. Penggalian menunjukkan itu dibagi menjadi tiga bagian atau lingkungan.

Kuburan massal kuno berada di dekat salah satu pintu masuk ke pemukiman di Vráble, dan beberapa aspek menunjukkan bahwa orang-orang yang dibuang di sana sengaja dibunuh, dengan pemenggalan kepala.

"Di lapangan, kami belum mencatat tanda-tanda trauma atau perubahan patologis yang jelas," kata Zuzana Hukeľová, seorang antropolog di SAV yang terlibat dalam penggalian. 

"Namun mayat-mayat itu tidak memiliki tengkorak dan kami masih tidak yakin bagaimana dan kapan kepala-kepala itu dikeluarkan," sambungnya.

"Pemenggalan kepala mungkin menjadi salah satu kemungkinan penyebab kematian," katanya.

Mayat-mayat itu berbaring dalam berbagai posisi terlentang, menyamping, tengkurap, atau dengan lengan dan kaki terentang lebar dan ditekuk pada siku dan lutut, 
"seperti katak yang berenang," kata Hukeľová. 

"Ini adalah salah satu posisi yang menunjukkan bahwa mayat itu mungkin dilemparkan ke dalam lubang," pungkasnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in