Kasus Baku Tembak Polri, Masyarakat Diimbau Tak Banyak Berspekulasi

Nusantaratv.com - 13/07/2022 21:28

Prof. Dr. Suparji, SH, MH, Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia (Foto: populis.id)
Prof. Dr. Suparji, SH, MH, Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia (Foto: populis.id)

Penulis: Prof. Dr. Suparji Ahmad, SH, MH,

Nusantaratv.com - Pegiat Kelompok Diskusi Keadilan Sosial (KDKS), Suparji Ahmad menegaskan bahwa masyarakat tak perlu banyak berspekulasi soal kasus baku tembak di rumah dinas Kadivpropam Irjen Ferdy Sambo. 

Suparji menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. Tak perlu memberikan statemen yang justru kontraproduktif dalam upaya membuat terang benderang perkara ini.

“Masyarakat sebaiknya menahan diri dan tidak berspekulasi soal peristiwa nahas itu, percayakan kepada penegak hukum. Hal ini juga sebagai bentuk empati terhadap korban yang sudah meninggal,” katanya dalam keterangan persnya. 

Di sisi lain ia berharap kepada pihak kepolisian mengusut kasus ini dengan transparan dan akuntabel. Seluruh tahapan penyelidikan dan penyidikan harus dipaparkan ke publik agar tidak menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat. 

“Penegakan hukum oleh Kepolisian harus obyektif, transparan dan dapat dipertanggung jawabkan. Hal ini agar baik korban maupun pelaku mendapatkan keadilan,” tegas pria yang juga Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia ini. 

Di sisi lain, penegak hukum juga mempunyai tantangan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang mengemuka pasca peristiwa tersebut. Berbagai pertanyaan itu, menurut Suparji harus dijawab dengan elegan dan sesuai fakta hukum yang ada. 

“Adanya keterangan yang berbeda dari berbagai pihak terkait ini harus menjadi petunjuk bagi penyidik untuk mengungkap fakta sebenarnya,” tegas Suparji.

Terakhir, ia berpesan agar  penyidik bekerja sesuai konsep presisi Hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi mereka, bagaimana menjalankan tugas tetap harus independen. 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in

Berita Terkait
Cacar monyet-1660563059
KPK-1660561007