Jadi 75 Hari, Masa Kampanye Pemilu 2024 Dipangkas

Nusantaratv.com - 14/05/2022 23:56

Ilustrasi pemilu. (Net)
Ilustrasi pemilu. (Net)

Penulis: Yusuf

Nusantaratv.com - Masa kampanye Pemilu 2024 dipangkas jadi 75 hari. Ini disepakati pemerintah, DPR, serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam rapat konsinyasi.

Anggota Komisi II DPR Rifqi Karsayuda berkata KPU mengusulkan masa kampanye 90 hari. Tapi, usulan tersebut tidak disetujui perwakilan DPR.

"Diminta seluruh fraksi DPR RI untuk disederhanakan menjadi 75 hari," ujar Rifqi, Sabtu (14/5/2022).

Rifqi mengatakan, pihaknya memberi dua catatan untuk pemerintah serta penyelenggara pemilu. Pertama, perubahan mekanisme pengadaan logistik pemilu.

Pemerintah bersama KPU diminta melakukan efisiensi produksi dan distribusi logistik pemilu. Salah satu saran yang diberikan adalah pencetakan logistik di beberapa daerah guna memudahkan distribusi.

Saran kedua ialah penyusunan kodifikasi hukum acara pemilu. Hal itu diperlukan agar setiap tahapan pemilu berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan.

"Untuk memastikan waktu penyelesaian sengketa dan mekanisme hukum kepemiluan di Indonesia bisa tepat waktu dan tidak mengganggu proses pelantikan dan periodesasi jabatan politik," papar Rifqi.

Sebelumnya, sejumlah partai politik menyatakan keberatan jika harus menjalani kampanye seperti Pemilu 2019. Saat itu, kampanye berlangsung sekitar tujuh bulan.

KPU sempat mengusulkan masa kampanye Pemilu Serentak 2024 selama 120 hari. Tapi, usulan itu ditolak para politisi karena alasan polarisasi politik.

Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyatakan masa kampanye berkaitan dengan tahapan pemilu lainnya. Salah satunya waktu persiapan logistik pemilu.

0

Komentar belum ada.
Otentifikasi

Silahkan login untuk memberi komentar.

Log in